Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman kembali menggelar kegiatan akademik dengan menyelenggarakan Kuliah Umum bertema “ANCAMAN SENYAP: INVASIVE ALIEN SPECIES DAN KEPUNAHAN BIODIVERSITAS INDONESIA“ pada Senin, 26 Oktober 2026. Acara yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 11.30 WIB ini bertempat di Auditorium Gedung C Fakultas Biologi Unsoed dan dihadiri oleh jajaran civitas akademika serta mahasiswa.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Biologi Unsoed, Prof. Dr. Agus Nuryanto, M.Si. Dalam pembukaannya, Prof. Agus menekankan pentingnya pemahaman kritis mahasiswa terhadap isu-isu ekologi terkini. Keberadaan spesies asing yang bersifat invasif semakin menjadi ancaman nyata yang berpotensi merusak rantai makanan serta mempercepat laju kepunahan kekayaan hayati asli Indonesia.
Kuliah umum menghadirkan narasumber Krisna Dwiharniati, S.Si., M.Si., yang menjabat sebagai Kepala Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Papua. Kehadiran beliau yang juga merupakan alumni Fakultas Biologi Unsoed memberikan motivasi tersendiri bagi para peserta. Dalam pemaparannya, Krisna menguraikan mekanisme persebaran spesies invasif, dampak destruktifnya terhadap ekosistem lokal, serta langkah strategis pengawasan lalu lintas hayati di wilayah perbatasan kekarantinaan nasional.
Sesi pemaparan dan tanya jawab berlangsung interaktif dengan dipandu oleh moderator Romanus Edy Prabowo, S.Si., M.Sc., Ph.D. Para peserta aktif mendiskusikan berbagai upaya mitigasi berbasis sains serta peran penting riset perguruan tinggi dalam mendukung sistem karantina dan perlindungan keanekaragaman hayati.
Melalui penyelenggaraan kuliah umum ini, Fakultas Biologi Unsoed terus berkomitmen memperluas wawasan praktis para mahasiswa dengan menghadirkan para praktisi dan alumni berprestasi. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong kontribusi nyata civitas akademika dalam menjaga kelestarian biodiversitas tanah air.

