B3A018006

Dhuta Sukmarani

Program Studi

Progres Studi Akhir
Progres Studi Akhir
S3 ‧ Seminar Kemajuan 1
Tanggal Pelaksanaan/Penetapan
Tempat Pelaksanaan
Online
Judul Skripsi/Tesis/Disertasi

AKTIVITAS SUPEROKSIDA DISMUTASE (SOD) Ceriops tagal (Perr.) C.B. Rob. PADA BEBERAPA KONDISI EKOLOGI MANGROVE YANG BERBEDA

Abstrak

Ceriops tagal, atau sering disebut dengan yellow mangrove, merupakan anggota familia Rhizophoraceae yang biasanya tumbuh pada hutan mangrove bagian dalam pada area tergenang oleh pasang tinggi. Spesies ini memiliki cara beradaptasi yang secara umum hampir sama dengan familia Rhizophoraceae lainnya. Di sekitar Pulau Jawa C. tagal terdapat di Kepulauan Seribu, Taman Nasional Karimunjawa, Segara Anakan Cilacap dan Taman Nasional Baluran. Terdapat perbedaan karakteristik ekologi di antara beberapa hutan mangrove di sekitar Pulau Jawa, yang dapat mempengaruhi adaptasi tumbuhan di dalam ekosistem tersebut. Informasi mengenai adaptasi C. tagal terhadap lingkungannya, terutama pada populasi di Pulau Jawa dan sekitarnya masih sangat terbatas. Selain itu, juga belum banyak dikaji mengenai karakter fisiologi, morfologi dan anatomi C. tagal yang lebih spesifik terkait dengan adaptasinya pada lingkungan yang berbeda secara ekologi. Penggunaan marka molekuler yang akurat juga dibutuhkan untuk memprediksi ada tidaknya perbedaan genetik di antara populasi C. tagal. 
Penelitian ini bertujuan untuk (1) menjelaskan faktor-faktor lingkungan pada empat lokasi mangrove yang berbeda secara ekologi dan berpengaruh terhadap kondisi fisiologinya; (2) menjelaskan akumulasi logam dan garam dalam bagian tumbuahan C. tagal; (3) menjelaskan perbandingan konsentrasi logam dan garam dalam bagian tumbuhan C. tagal dengan konsentrasi logam dan garam di lingkungan; (4) menjelaskan hubungan kondisi lingkungan dengan kadar klorofil daun C. tagal dari empat lokasi yang berbeda; (5) menjelaskan hubungan kondisi lingkungan dengan aktivitas enzim SOD pada tumbuhan C. tagal dari keempat lokasi yang berbeda; (6) menjelaskan variasi morfologi dan anatomi tumbuhan C. tagal dari empat lokasi yang berbeda; (7) menjelaskan variasi genetik tumbuhan C. tagal dari empat lokasi yang berbeda berdasarkan gen Cu/ZnSOD.
Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari empat populasi, yaitu Kepulauan Seribu, Kepulauan Karimunjawa, Segara Anakan Cilacap, dan Taman Nasional Baluran. Metode yang digunakan adalah survei dengan teknik pengambilan sampel secara random sampling. Pengukuran parameter ekologi meliputi suhu udara, nilai pH air dan tanah, salinitas, pasang surut, jenis dan tekstur tanah, kadar logam dalam air (Cu, Zn, Pb, dan Hg), serta kadar logam dalam sedimen (Cu, Zn, Pb, dan Hg). Pengukuran parameter fisiologi meliputi aktivitas enzim SOD, kandungan klorofil daun, dan kadar ion dan logam (Cu, Zn, Pb, Hg, Na, dan Cl) dalam daun, batang, dan akar. Data parameter ekologi dan fisiologi dianalisis menggunakan korelasi bivariat pada taraf signifikansi 5% dengan aplikasi SPSS. Karakter morfologi yang diamati meliputi tinggi pohon, panjang ruas, panjang tangkai daun, panjang daun, lebar daun, kesempitan daun 4 sisi, luas daun PxL. Pengamatan anatomi meliputi sayatan paradermal daun untuk melihat bentuk, ukuran, kerapatan, dan indeks stomata, serta ukuran dan kerapatan trikoma. Sayatan transversal daun digunakan untuk mengamati tebal daun, tebal kutikula adaksial dan abaksial, tebal jaringan epidermis adaksial dan abaksial, tebal jaringan palisade adaksial dan abaksial, tebal jaringan bunga karang, serta tebal jaringan hipodermis adaksial dan abaksial. Sayatan transversal batang dan akar digunakan untuk melihat diameter, ketebalan rambut, ketebalan korteks, diameter pembuluh silinder, ketebalan lapisan serat, ketebalan floem, ketebalan xilem, diameter empulur. Pengamatan parameter molekuler (variasi genetik) dilakukan terhadap sekuen parsial gen Cu/ZnSOD. Sekuen-sekuen ini dijajarkan menggunakan Clustal W, sedangkan pengelompokan sampel berdasarkan sekuen tersebut dilakukan menggunakan UPGMA (Unweighted Pair Group with Arithmatic Mean) pada software MEGA 4.
 

Kata Kunci
Ceriops tagal, adaptasi fisiologi, adaptasi morfologi, adaptasi anatomi, adaptasi molekuler