PURWOKERTO – Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman (Fabio UNSOED) resmi menyelenggarakan Audit Internal Mutu Akademik (AIMA) Tahun 2026 pada Selasa, 29 September 2026. Kegiatan penjaminan mutu berkala ini dilaksanakan secara menyeluruh dengan melibatkan seluruh jenjang pendidikan di lingkungan Fabio UNSOED, mulai dari program Diploma Tiga (D-3) Budi Daya Ikan, program Sarjana (S-1) Biologi, S-1 Biologi Terapan, S-1 Mikrobiologi, program Magister (S-2), hingga program Doktor (S-3).
Pelaksanaan AIMA 2026 dihadiri oleh unsur pimpinan fakultas, para auditor internal, para koordinator program studi, Tim Gugus Kendali Mutu (GKM), serta Tim Gugus Penjaminan Mutu (GPM) Fabio UNSOED. Sinergi seluruh elemen penyelenggara pendidikan ini menjadi bukti komitmen fakultas dalam menjaga konsistensi dan integritas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Rangkaian acara diawali dengan pengantar dari Ketua GPM Fabio UNSOED, Prof. Dr. Bambang Heru Budianto, M.S. Dalam pemaparannya, Prof. Bambang menjelaskan kerangka kerja serta urgensi audit internal sebagai mekanisme evaluasi diri untuk memastikan bahwa seluruh proses akademik berjalan sesuai dengan standar mutu nasional dan internal perguruan tinggi.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh Dekan Fabio UNSOED, Prof. Dr. Agus Nuryanto, M.Si. Dalam arahannya, Dekan menegaskan pentingnya budaya mutu yang berkelanjutan di setiap level program studi guna merespons tantangan dunia pendidikan dan kebutuhan pemangku kepentingan.
“Audit internal bukan sekadar pemenuhan aspek administratif, melainkan cermin bagi kita untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement). Dengan keterlibatan seluruh program studi—dari jenjang D-3 hingga S-3—kita memastikan standar tata kelola dan mutu akademik di Fakultas Biologi UNSOED senantiasa teruji dan relevan dengan perkembangan zaman,” ujar Prof. Agus dalam sambutannya.
Melalui AIMA 2026, setiap program studi di Fabio UNSOED berkesempatan memetakan kekuatan, mengidentifikasi peluang perbaikan, serta menyusun langkah strategis untuk memperkuat akreditasi dan mutu operasional pembelajaran di masa mendatang.