PURWOKERTO – Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) sukses menyelenggarakan Kuliah Umum bertema “Agriculture and Biotechnology Foresight: Technology and Industrialisation” pada Rabu (16/9/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 08.30–11.20 WIB di Aula Lantai 2 Gedung B Fakultas Biologi Unsoed ini diikuti dengan antusias oleh jajaran sivitas akademika dan mahasiswa dari berbagai program studi dan angkatan.
Acara ini menghadirkan pakar riset nasional, Ir. Nugroho Adi Sasongko, ST, M.Sc, MBA, Ph.D, IPU dari Pusat Riset Sistem Industri Manufaktur dan Bioproses (PRSIMB) – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), sebagai narasumber utama. Diskusi dipandu secara interaktif oleh Galang Anahatta Hidayat, S.Si., M.Si., dosen Fakultas Biologi Unsoed yang bertindak sebagai moderator.
Dalam pemaparannya, Ir. Nugroho Adi Sasongko menekankan pentingnya integrasi antara bioteknologi modern dan skala industrialisasi untuk menjawab tantangan ketahanan pangan global serta efisiensi industri manufaktur berbasis hayati.
Poin Utama Pemaparan:
-
Peta Jalan Agrikultur Masa Depan: Transformasi sektor pertanian melalui penerapan bioteknologi tepat guna berbasis industri 4.0.
-
Hilirisasi dan Komersialisasi Riset: Mengintegrasikan hasil penelitian akademis ke dalam sistem industri manufaktur dan bioproses agar dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat.
-
Peluang Lulusan Biologi: Strategi bagi mahasiswa Fabio dalam mengambil peran kunci di sektor bioekonomi dan industri berbasis bioteknologi.
Sesi tanya jawab berlangsung dinamis saat mahasiswa melontarkan berbagai pertanyaan seputar tantangan komersialisasi teknologi bioprofisiensi di Indonesia. Melalui kuliah umum ini, Fakultas Biologi Unsoed menegaskan komitmennya untuk terus memperluas wawasan mahasiswanya terhadap perkembangan teknologi industri skala nasional maupun internasional.
