Fakultas Biologi

Change Font Size

Change Screen

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

NAVIZHATUL AMANAH | B1J013001

Pendadaran
Kandidat Sarjana NAVIZHATUL AMANAH | B1J013001
Waktu Mulai 6 November 2017 - 9:00am
Waktu Selesai 6 November 2017 - 10:30am
Lokasi Ruang Seminar Barat / I
Penelaah I Drs. Kusbiyanto, M.Si.
Penelaah II Dra. Dwi Sunu Widyartini, M.Si.
Penelaah III
Penelaah IV
Penelaah V
Judul Skripsi

INTENSITAS DAN KERAGAMAN EKTOPARASIT PADA UDANG WINDU (Penaeus monodon Fab.) YANG  DIDARATKAN DI TEMPAT PELELANGAN IKAN SLEKO KABUPATEN CILACAP

Sinopsis Skripsi

Serangan ektoparasit dapat terjadi pada hewan-hewan laut salah satunya adalah udang windu (Penaeus monodonFab.). Kejadian adanya serangan ektoparasit dapat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dimana udang dan ektoparasit hidup. Kondisi lingkungan seperti suhu, letak geografis, kedalaman air serta gangguan atropogenik lain dapat mempengaruhi hubungan inang dengan ektoparasit.Pengambilan sampel dilakukan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sleko di Desa Sleko, Kelurahan Cilacap Selatan yang merupakan sarana tempat aktivitas jual beli hasil tangkapan laut. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana intensitas ektoparasit dan bagaimana keragaman ektoparasit pada udang windu (Penaeus monodon Fab.) yang didaratkan di TPI Sleko Kabupaten Cilacap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui intensitas serangan ektoparasit dan mengetahui keragaman ektoparasit pada udang windu .Manfaat dari penelitian ini adalah sebagai sarana informasi ilmiah tentang intensitas dan keragaman ektoparasit yang terdapat di perairan laut Cilacap yang dapat digunakan sebagai sumber data agar dapat diambil langkah strategis dalam pengendalian kondisi lingkungan di perairan laut Cilacap.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Sampel udang windu hidup diambil sebanyak 20 ekor (10% x 10 kg udang windu yang didaratkan = 1 kg sampel udang). Sampling dilakukan sebanyak empat kali ulangan dengan interval waktu lima hari sekali. Penelitiandilaksanakan pada Bulan Juli-September2017. Pengamatanterhadap infestasi parasit dilakukan di Laboratorium Entomologi dan Parasitologi Fakultas Biologi Unsoed. Data hasil perhitungan dianalisis secara deskriptif yaitu membandingkan hasil perhitungan intensitas dan keragaman ektoparasit dengan cara menghitung indeks keragaman jenis ektoparasit.

Hasil perhitungan nilai intensitas ektoparasit yang tertinggi adalah Zoothamnium sp. sebesar 29,33 ind/ekor yang menunjukkan tingkat serangan sedang, dan hasil perhitungan nilai intensitas ektoparasit yang terendah adalah Vorticella sp. sebesar 6,27 ind/ekor yang menunjukkan tingkat serangan rendah. Hasil perhitungan keragaman ektoparasit pada udang windu sebesar 1,00 menunjukkan tingkat keragaman yang sedang.

 

Ectoparasite attacks can occur in marine animals such astiger prawns (Penaeus monodonFab.). The occurrence of ectoparasite attacks can be affected by environmental conditions where shrimp and ectoparasites live. Environmental conditions such as temperature, geographical location, water depth and other atropogenic disturbances may affect host relations with ectoparasites. Sampling was done at Tempat Pelelangan Ikan (TPI)Sleko in Sleko Village, South Cilacap which is a means of buying and selling activities of sea catch. The formulation of this research problem werehow the intensity of ectoparasites and how the diversity of ectoparasites in tiger prawns (Penaeus monodon Fab.)which landed on the TPI Sleko of Cilacap District. The purpose of this study was to determine the intensity of ectoparasite attacks and to know the diversity of ectoparasites in tiger prawns. The benefits of this research are togivescientific information facilities on the intensity andto knowdiversity of ectoparasites found in Cilacap marine waters that can be used as a source of data to take strategic steps in controlling environmental conditions in the waters of Cilacap.

The method used in this research was survey method. Sampling was done by random sampling technique. Samples of tiger prawns were taken as many as 20 individuals (10% x 10 kg of tiger prawns landed = 1 kg sample of prawns).. Sampling was done using four replications with five daysinterval at TPI Sleko,Cilacap. The study was conducted fromJuly-September 2017. Observation of parasite infestation was done in Entomology and Parasitology Laboratory of Faculty of Biology Unsoed. Data were analyzed descriptively by comparing the results of calculation of intensity and diversity of ectoparasites by calculating the diversity index of ectoparasit type.

The highest calculation result of ectoparasite intensity was Zoothamnium sp. of 29.33 ind / prawn that indicates moderate attack rate, and the result of calculating the lowest intensity of ectoparasite was Vorticella sp. of 6.27 ind / prawnwhich indicatedlow attack rate. The result of ectoparasite diversity calculation on tiger prawns were equal to 1.00 indicated moderate level of diversity.

Halaman ini »