Fakultas Biologi

Change Font Size

Change Screen

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

NURBAITI RIZKI AWANDI | B1J013101

Pendadaran
Kandidat Sarjana NURBAITI RIZKI AWANDI | B1J013101
Waktu Mulai 6 November 2017 - 9:00am
Waktu Selesai 6 November 2017 - 10:30am
Lokasi R. Rapat Ex. Biolingk
Penelaah I Dra. Hj. Christiani, M.Si.
Penelaah II Dra. Farida Nur Rachmawati, M.Si .
Penelaah III
Penelaah IV
Penelaah V
Judul Skripsi

KANDUNGAN ALGINAT RUMPUT LAUT Padina australis ASAL PERAIRAN BERBEDA YANG DIEKSTRAK DENGAN MODIFIKASI METODE HIDRASI

Sinopsis Skripsi

Salah satu sumber daya hayati laut yang sangat potensial untuk dikembangkan karena memiliki nilai ekonomis tinggi adalah rumput laut (seaweed) penghasil alginat yaitu Padina australis yang termasuk alga coklat. Alginat merupakan komponen utama dari getah rumput laut coklat dan merupakan senyawa penting dalam dinding sel. Karakteristik lingkungan tumbuh dan metode ekstraksi akan mempengaruhi kandungan alginat dari P.australis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kandungan alginat P. australis dari perairan yang berbeda yang dilarutkan dengan perbandingan air yang tidak sama pada metode hidrasi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola split plot. Perlakuan yang dicoba ada 6 dengan ulangan 3 kali. Sampel diambil dari Pantai Karapyak di Kabupaten Ciamis dan pantai Teluk Penyu di Kabupaten Cilacap. Parameter utama yang diamati dalam penelitian ini yaitu rendemen alginat, sedangkan parameter pendukung berupa faktor lingkungan habitat tumbuh rumput laut Padina australis diantaranya suhu, pH, substrat, dan salinitas.

Hasil rendemen alginat P. australis yang didapat yaitu 49,9% (A1B2), 52,5% (A2B1), 63,3% (A2B3), 67,4% (A1B1), 74,6% (A1B3), dan 76,4% (A2B2). Nilai rendemen alginat tertinggi sebesar 76,4% dihasilkan dari perlakuan A2B2 yakni P. australis berasal dari pantai Teluk Penyu Cilacap dengan perbandingan sampel dan volume air 1:15 (b/v). P. australis asal Pantai Teluk Penyu diekstrak dengan menggunakan volume air 150 ml (1:15 b/v) dapat menghasilkan rendemen alginat tertinggi. Hasil penelitian ini sebagai informasi ilmiah mengenai tempat tumbuh dan metode hidrasi yang dapat menghasilkan rendemen alginat paling banyak.

 

Once of the ocean natural resources that is really potential to be developed due to its high economic value is Padina australis, the alginateproducer seaweed. Alginateis main component of brown algae extract and also the important compound of cell wall. Growth environment characteristic and extraction method affect alginateconcentration in P. australis. This research aims to determine the differences of alginateconcentration in P.australison different waters dissolved by different water ratio in hydration method. This research used experimental method with split plot RAL technique. The experiments carried out in six different combination and three repeatition samples taken from Pantai Karapyak in Kabupaten Ciamis and Pantai Teluk Penyu in Kabupaten Cilacap. The main parameter is alginat rendemen, and the secondary parameter is the growth enviroment factor such as temperature, pH, substrate, and salinity.

The results are 49,9%(A1B1), 52,5%(A2B1), 63,3%(A2B3), 67,4% (A1B1), 74,6%(A1B3), and 76,4%(A2B2). The highest rendemen is 76,4% produced by A2B2 which is the P. australis sampled from Teluk Penyu. The combination of A2B2 is sampel : water = 1:15 (b/v). This seaweed was extracted in 150 ml of water (1:15 b/v), producing the highest rendemen. This result is a scientific information about a suitable growth factor environment and hydration method that produces the highest alginate rendemen.

Halaman ini »