Fakultas Biologi

Change Font Size

Change Screen

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Rukhayati - B1J013045

Pendadaran
Kandidat Sarjana Rukhayati - B1J013045
Waktu Mulai 14 August 2017 - 9:00am
Waktu Selesai 14 August 2017 - 10:30am
Lokasi R. Rapat Ex. Zoologi
Penelaah I Dra. Murni Dwiati, M.Si.
Penelaah II Dra. Muachiroh Abbas, M.Si.
Penelaah III
Penelaah IV
Penelaah V
Judul Skripsi

Analisis Kekerabatan Genetik Piper spp. Di Daerah Purwokerto Berdasarkan Penanda RAPD

Sinopsis Skripsi

Pipermerupakan anggota suku Piperaceae yang mempunyai potensi ekonomi yang tinggi, salah satunya sebagai tanaman obat dan rempah-rempah.Piper mempunyai keragaman terutama di bagian daun dan buahnyaserta mampu tumbuh secara alami di berbagai daerah. Studi keanekaragaman dan kekerabatan genetik diantara Piper spp. perlu diketahui untuk mengoptimalisasi pengelolaan dan pemanfaatannya. Salah satu penanda DNA yang umum digunakan pada tumbuhan yaitu Random Amplified Polymorphic DNA (RAPD). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan kekerabatan genetik Piper spp. di daerah Purwokerto berdasarkan penanda RAPD. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survei dengan teknik pengambilan sampel secara acak di daerah Purwokerto. DNA genom dari tujuh spesies Piper digunakan untuk proses amplifikasi DNA dengan menggunakan teknik PCR-RAPD. Tujuh primer yang digunakan yaitu OPA-1, OPA-2, OPA-3, OPA-4, OPA-9, OPA-11, dan OPB-11. Hasil penelitian menunjukkan dari tujuh primer yang digunakan, diperoleh pita polimorfik sebanyak 95 pita (97,9%) dan pita monomorfik sebanyak 2 pita (2,1%). Rata-rata pita yang dihasilkan dari tiap primer yaitu 13 pita dengan ukuran berkisar 185-2000 bp. Fenogram yang dibuat menggunakan metode UPGMA program MEGA 6.06 menunjukkan bahwa pada koefisien 20% terbentuk 3 kelompok. Kelompok pertama beranggotakan P. longum, P. umbellatum, P. retrofractum, dan P. crocatum; kelompok kedua beranggotakan P. betle dan P. nigrum; serta kelompok ketiga yang beranggotakanP. aduncum. Hubungan kekerabatan paling dekat ditunjukkan oleh P. longum dan P. umbellatum dengan jarak genetik sebesar 0,221, sedangkan spesies yang memiliki hubungan kekerabatan paling jauh yaitu P. longum dengan P. aduncum dengan jarak genetik mencapai 0,484. Hubungan kekerabatan genetik Piper spp. ini didukung dengan persamaan karakter morfologinya.

 

Piperis a member of family Piperaceae that has high economic potential as medicinal and spice plants. Piper has variations in the leaves, fruits and natural growth in various regions. Genetic diversity and phylogenetic relationship amongst Piper spp. need to be studied to optimize the management and utilization. One of the most common DNA markers used in plants is Random Amplified Polymorphic DNA (RAPD). The study was purposed to know the genetic diversity and phylogenetic relationship of Piper spp. in Purwokerto based on RAPD markers. The method used in this study was survey with random sampling technique. Genomic DNA of seven Piper species were used for DNA amplification by using the PCR-RAPD technique. The seven primers used are OPA-1, OPA-2, OPA-3, OPA-4, OPA-9, OPA-11, and OPB-11. The results of this study showed that 95 bands were obtained with 93 polymorphic bands (97.9%) and 2 monomorphic bands (2.1%). The average bands produced from each primer was 13 bands with 185 to 2000 bp. Further analysis by using UPGMA in MEGA 6.06 resulted in phenogram showed that in coefficient of 20% formed 3 groups. The first group consists of P. longum, P. umbellatum, P. retrofractum, and P. crocatum; the second group consists of P. betle and P. nigrum; and the third group consists of P. aduncum. The phylogenetic relationship of seven Piper supported by the morphological characteristics. The closest phylogenetic relationship was showed by P. longum and P. umbellatum with genetic distance 0.221, while the most distantly related is P. longum and P. aduncum with genetic distance 0.484.

Halaman ini »