Fakultas Biologi

Change Font Size

Change Screen

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Mohamad Taufik | B1J012160

Pendadaran
Kandidat Sarjana Mohamad Taufik | B1J012160
Waktu Mulai 30 May 2017 - 9:00am
Waktu Selesai 30 May 2017 - 10:30am
Lokasi Ruang Seminar Barat / I
Penelaah I Dr. Bambang Heru Budianto, M.S.
Penelaah II Dr. Agus Nuryanto, S.Si., M.Si.
Penelaah III
Penelaah IV
Penelaah V
Judul Skripsi

Aktivitas Protease Dan Amilase Pada Saluran Digesti Ikan Sidat (Anguilla Bicolor Mcclelland) Dengan Ukuran Berbeda

Sinopsis Skripsi

Sidat (Anguilla bicolor McClelland) adalah spesies ikan yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan kandungan gizi yang baik, sehingga berpotensi untuk dibudidayakan. Kendala yang masih dihadapi dalam budidaya sidat yaitu pemberian pakan yang belum efektif. Pemahaman keterkaitanantara nutrisi yang diberikan dengan pengetahuan kapasitas digestiikan dapat membantu peningkatan efisiensi pemberian pakan. Kapasitas digesti ikan selain ditentukan oleh struktur sistem digesti, juga ditentukan oleh kapasitas enzim digesti yang dimilikinya. Oleh karena itu, pengukuran aktivitas enzim seperti aktivitas protease dan amilase dapat digunakan untuk mengetahui kemampuan ikan sidat dalam mencerna protein dan karbohidrat, serta efisiensi dalam pemanfaatannutrisi.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas protease dan amilase saluran digesti ikan sidat pada ukuran berbeda. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 3x2 dengan 4 kali ulangan. Variabel yang diujicobakan didasarkan pada 3 kelompok ukuran (berat 41,25±0,898 g; 319,8±4,666 g; dan 569,5±9,150 g), variabel kedua adalah saluran digesti yang dibagi menjadi 2 segmen (usus depan dan usus belakang).Parameter yang diukur adalah banyaknya mikromoltirosin dan maltosa yang dihasilkan per menit per mg protein. Pengukuran aktivitas protease dan amilase masing-masing menggunakan metode hidrolisis kasein dan hidrolisis pati.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas protease berbeda secara signifikan pada ukuran ikan sidat dan segmen usus yang diuji (P˂0,05). Aktivitas protease tertinggi ditemukan pada sidat dengan ukuran terkecil (41,25±0,898 g), sedangkan aktivitas protease pada usus depan lebih tinggi daripada aktivitas protease usus belakang pada semua ukuran ikan sidat. Aktivitas amilase ikan sidat tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap ukuran ikan dan segmen usus. Kesimpulan yang dapat diambil bahwa terdapat hubungan antara aktivitas protease dengan ukuran ikan dan segmen usus, namun tidak ada hubungan antara aktivitas amilase dengan ukuran ikan maupun segmen usus. Secara keseluruhan, ikan sidat memiliki aktivitas protease yang lebih tinggi dibanding dengan aktivitas amilase, dan ikan dengan ukuran terkecil memiliki aktivitas protease tertinggi.

 

Indonesian Shortfin Eel (Anguilla bicolor McClelland) is a species that have high economic value and high nutrient content, so it has potential to be cultivated. Feeding that given have not been effective are still constraints faced. Understanding the correlationbetween the nutrients provided with the knowledge of fish digestion capacity can help to improve the feeding efficiency.The digestive capacity of fish influenced by the structure of digestion system and the digestion enzymescapacity. Therefore, the measurement of the enzymes activity such as protease and amylase activity can be used to determine the ability of a species in digesting proteins and carbohydrates, as well as efficiency in the use of feed nutrients.

The research aims to determine the activity of protease and amylase on digestive tract of A.bicolor with different sizes. The study was conducted experimentally using a Completely Randomized Design (CRD) factorial design 3x2 with four replications. The variables tested are based on different sizes of fish (41,25±0,898 g; 319,8±4,666 g; and 569,5±9,150 g), the second variable is the digestive tract was divided into 2 segments. The main parameters measured were mmol tyrosine and maltose produced /minute /mg of protein. The protease activity was measured using the method of hydrolysis of casein while amylase activity was measured using hydrolysis of starch.

The results showed that the protease activity differed significantly on the size of fish and intestinal segments (P˂0,05). The highest protease activity was found in A.bicolor with the smallest size (41,25±0,898 g), protease activity in foregut were higher than the hindgut on all of fish sizes. The amylase activity did not significant (P>0,05) with the size of fish and the intestinal segments. In conclusion, there is a correlation between protease activity with the size of fish and the intestinal segments; there is no correlation between amylase activity on the A.bicolor body size or intestinal segments. Overall, the A.bicolor has higher protease activities than the activity of amylase, and the fish with smallest size has the highest protease activities.

Halaman ini »