Fakultas Biologi

Change Font Size

Change Screen

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Iis Islamiyah | B1J013092

Pendadaran
Kandidat Sarjana Iis Islamiyah | B1J013092
Waktu Mulai 18 May 2017 - 9:00am
Waktu Selesai 18 May 2017 - 10:30am
Lokasi Ruang Seminar Barat / I
Penelaah I Drs. Sugiharto, M.Si.
Penelaah II Drs. Darsono, M.Si.
Penelaah III
Penelaah IV
Penelaah V
Judul Skripsi

Histopatologis Hepar Tikus Putih Wistar (Rattus Norvegicus) Yang Diberi Ekstrak Etanol Chlorella Vulgaris Dan Dipapar Dengan Ccl4

Sinopsis Skripsi

Hepar berpotensi untuk mengalami kerusakan karena patogen dan berbagai senyawa toksik. Hal itu disebabkan karena salah satu fungsi penting hepar adalah detoksifikasi racun yang masuk kedalam tubuh. Salah satu senyawa kimia yang bersifat hepatotoksik adalah karbon tetraklorida (CCl4). Metabolisme CCl4 di dalam tubuh dapat membentuk radikal bebas yang dapat merusak hepar. Radikal bebas tersebut dapat diminimalisir dengan zat antioksidan yang dapat berasal dari alam, salah satunya adalah Chlorella vulgaris. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol C. vulgaris yang dapat meningkatkan ketahanan tubuh dengan menangkal radikal bebas terutama dalam menghambat kerusakan hepar. Metode penelitian yang digunakan yakni secara eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan dan 4 kali ulangan. Objek penelitian yang digunakan yaitu Rattus norvegicus Wistar. Variabel bebas yang digunakan yaitu dosis C. vulgaris yang diberikan ke Tikus Putih Wistar (R. norvegicus) serta variabel terikat yaitu gambaran histopatologis organ hepar Tikus Putih Wistar (R. norvegicus). Dosis yang digunakan yakni 3 mg, 4 mg, dan 5 mg per 100 gram BB tikus, yang diberikan secara oral selama 30 hari. Parameter utama yang digunakan yaitu gambaran kerusakan pada sel hepar dan proporsi kerusakan sel pada hepar Tikus Putih Wistar (R. norvegicus). Data kualitatif yang diperoleh dianalisis secara deskriptif, sedangkan data kuantitatif dianalisis secara statistik dengan ANOVA. Hasil analisis proporsi kerusakan sel dan hasil pengamatan secara mikroskopis menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang berbeda nyata dari pemberian perlakuan ekstrak etanol C. vulgaris terhadap proporsi kerusakan sel hepar (p<0,05) tikus putih Wistar (R. norvegicus) yang dipapar dengan CCl4 memberikan pengaruh yang sangat signifikan. Hasil uji lanjut juga menunjukkan bahwa perlakuan P3 yakni pemberian ekstrak etanol C. vulgaris dengan dosis 5 mg/100g BB merupakan dosis efektif, hal tersebut Nampak pada hasil analisis Tuckey HSD (BNJ), yang membuktikan bahwa perlakuan P3 berbeda nyata terhadap kontrol negatif (p<0,05) dan tidak berbeda nyata dengan kontrol positif dan kontrol standar (p>0.05). Kesimpulan dari penelitian ini yakni pemberian perlakuan ekstrak etanol C. vulgaris mampu menghambat kerusakan sel hepar tikus yang dipapar CCl4, dengan dosis efektif sebesar 5 mg/ 100g BB.

 

Liver potentially suffered damage due to various pathogens and toxic compounds. It was caused because one of the important function of liver is detoxing the toxins that enter the body. One of the chemical compounds that hepatotoxic is carbon tetrachloride (CCl4). Metabolism of CCl4 in the body can form free radicals that can damage the liver. Free radicals can be minimised with the antioxidant substances that can get from nature, one of them is the Chlorella vulgaris. This research was conducted to find out the influence of the ethanol extract of C. vulgaris which increase the immunity of the body by way of counteracting free radical mainly to inhibit liver damage. The research method used i.e. experimentally using a Complete Randomized Design (RAL), consists of 6 treatment and repeated 4 times. The object of the research is R. norvegicus Wistar. Independent variables that used used is dose of ethanol extracts of c. vulgaris given to  Rat (R. norvegicus) and the dependent variable that used is description of liver’s histopatology white rat (R. norvegicus). The dosage used i.e. 3 mg, 4 mg and 5 mg, given orally for 30 days. The main parameter used i.e. the description of histology rat’s liver and proportion of cells damage of rat’s liver. Qualitative data obtained were analyzed in descriptive, whereas the quantitative data were analyzed statistically with ANOVA. The results of the analysis showed that treatment of ethanol extracts of C. vulgaris on the white rat Rattus norvegicus Wistar that being exposed with CCl4 very significant influence against the proportion of cell liver damage (p < 0.05). Besides the histology description that also shows significant results. Meanwhile, the giving of ethanol extracts of C. vulgaris on P3's treatment with a dose of 5 mg/100 g BB is the effective dose. It can be seen on the basis of the results of the Tuckey’s HSD analysis showed the P3’s treatment significant toward negative control (p < 0.05). The conclusions of this research is the treatment of ethanol extracts of C. vulgaris is able to inhibit damage to the cells of the liver’s rat being exposes CCl4.

Halaman ini »