Fakultas Biologi

Change Font Size

Change Screen

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Lies Purwati Dewi | B1J012200

Pendadaran
Kandidat Sarjana Lies Purwati Dewi | B1J012200
Waktu Mulai 2 May 2017 - 9:00am
Waktu Selesai 2 May 2017 - 10:30am
Lokasi R. Rapat Ex. Zoologi
Penelaah I Dra. Hj. Christiani, M.Si.
Penelaah II Dra. Dian Bhagawati, M.Si.
Penelaah III
Penelaah IV
Penelaah V
Judul Skripsi

Diversitas Foraminifera Berdasarkan Jenis Sedimen Pada Kedalaman Lapisan Sedimen

Core Stasiun 10Ewin 2014 Di Laut Sulawesi

Sinopsis Skripsi

Laut Sulawesi terletak di bagian utara Pulau Sulawesi yang memisahkan Pulau Kalimantan dan Pulau Mindanao yang mempunyai karakter geologis dan oseanografi fisik dan kimia yang unik karena adanya Arus Perlintasan Indonesia (Arlindo). Arlindo menyebabkan Laut Sulawesi menyimpan biodiversitas makrobentos yang tinggi. Namun masih banyak keragaman jenis yang belum diketahui. Spesies yang menarik untuk dipelajari adalah foraminifera. Foraminifera merupakan salah satu ordo dari Protozoa yang bersel tunggal dan hidup pada lingkungan perairan. Jenis sedimen dapat mempengaruhi banyaknya foraminifera yang hidup pada sedimen tersebut.

            Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis sedimen, diversitas foraminifera, dan pengaruh jenis sedimen terhadap diversitas foraminifera pada coreStasiun 10 di Laut Sulawesi. Sampel Stasiun 10 diperoleh dari sediaan sampel EWIN 2014 yang diperoleh pada Garis Bujur 119o 28.723’ dan Garis Lintang 01o 41.346’ di Laut Sulawesipada kedalaman perairan 3.025 m. Pengambilan sampel diketahui dilakukan dengan teknik coring menggunakan gravity corerpada Stasiun 10 di Laut Sulawesi. Sampel yang diperoleh pada core Stasiun 10 sepanjang 2,83 m. Tahapan penelitian ini diawali dengan preparasi sedimen dengan cara mengiris sedimen dengan interval 10 cm sehingga diperoleh 27 sampel. Setiap interval diambil 1 cm untuk di preparasi dengan menambahkan H202 30%pada masing-masing sampel kemudian di saring dengan menggunakan saringan bertingkat dengan ukuran mesh0,25 mm; 0,149 mm; dan 0,074 mm serta ditimbang berat basahnya. Sampel yang sudah di saring kemudian di oven selama 70ºC selama 24 jam dan ditimbang berat keringnya. Selanjutnya dilakukan tahap picking atau pemisahan foraminifera dengan sedimen. Kemudian dilakukan tahap identifikasi dengan cara mencocokkandengan buku identifikasi. Untuk sedimen yang di dapat dilakukan analisis granulometri untuk mengetahui jenis sedimennya.

            Analisis jenis sedimen dengan analisis granulometri menunjukkan jenis sedimen lempung pasiran dan lempung yang mendominasi pada tiap urutan kedalaman sedimen di Stasiun 10. Nilai indeks diversitas atau keanekaragaman foraminifera planktonik pada core Stasiun 10 di Laut Sulawesi ini berkisar antara 1,800 sampai 2,690 dan indeks diversitas atau keanekaragaman foraminifera bentonik pada core Stasiun 10 di Laut Sulawesi ini berkisar antara 0,091 sampai 2,298. Analisis pengaruh hubungan jenis sedimen terhadap diversitas ini menggunakan Korelasi Spearman dengan SPSS 16 yang menunjukkan hasil bahwa tidak terdapat pengaruh antara jenis sedimen terhadap diversitas foraminifera planktonik pada core Stasiun 10 di Laut Sulawesi dilihat dari angka koefisien korelasi Spearman sebesar -0,034, serta tidak terdapat pengaruh antara jenis sedimen terhadap diversitas foraminifera bentonik pada core Stasiun 10 di Laut Sulawesi dilihat dari angka koefisien korelasi Spearman sebesar 0,205.

 

Celebes Sea is located on the northern side of Celebes Island which separates Kalimantan and Mindanao Islands. Geological characteristics and physicochemical oceanographic of Celebes Sea is unique due to Indonesian Throughflow (ITF). ITF contributes to high macrobenthos biodiversity in Celebes Sea. However, diversity of foraminifera has not been studied. Foraminifera are unicellular aquatic organisms which belong to the order Protozoa. Sedimen type is known to affect foraminiferal abundance.

            This study aims to determine foraminiferal diversity, sediment typeand  influence on the diversity of foraminifera of core Station 10 in Celebes Sea. Latitude and longitude of Station 10 is 01o 41.346’ N and 119o 28.723’ E. Samples were collected in Station 10 of Celebes Sea using a gravity corerat 3.025 m depth. Core length of Station 10 is 2.8 m. Sediment samples were soaked in a dilute solution of H2O2 30%, washed over 0,25 mm; 0,149 mm; dan 0,074 mm sieves and weighed. Samples were then oven-dried at 70ºC for 24 hours and weighed.Picking andidentification was conducted to species level by comparing the specimen with reference books. Granulometric analysis was performed to determine the sediment type.

            Granulometric analysis determined clay as the dominant sediment type of each section of core Station 10. Diversity index for foraminifera planktonic with values ranging from 1.800 to 2.690and diversity index for foraminifera bentonic with values ranging from 0,091 to 2,298Spearman correlation with SPSS 16, which showed that there is no influence between the types of sediment to the diversity of planktonic foraminifera in the core 10 stations in the Sulawesi Sea seen from the figures Spearman correlation coefficient of -0.034, and there is no influence of the type of sediment to the diversity of foraminifera bentonik on core Stations 10 in the Sulawesi Sea seen from the figures Spearman correlation coefficient of 0.205.

Halaman ini »