Ujian Terbuka Promosi Doktor Andri Kurniawan

Andri Kurniawan

Program Studi Biologi ( S-3)  Fakultas Biologi  Universitas Jenderal Soedirma  menggelar ujian terbuka Promosi Doktor Andri Kurniawan, S.Pi., M.P. Selasa (27/8) kemarin. Andri mengangkat disertasi dengan judul Diversitas Metaganom Bakteri di danau Pascatambang Timah dengan Umur Berbeda. . " Aktivitas penambangan timah merupakan salah satu penyebab kerusakan ekosistem di Pulau Bangka. Kerusakan yang ditimbulkannya antara lain deforestasi, ketidakseimbangan ekologis yang didukung oleh adanya perubahan makroekosistem, akumulasi cemaran logam yang dapat berdampak negatif bagi kesehatan manusia, kehilangan nutrisi tanah, dan terbentuknya danau-danau buatan pascatambang timah. Berbagai upaya terus dilakukan untuk mengembalikan fungsi ekologis lingkungan seperti reboisasi dan konservasi tumbuhan di lahan pascatambang timah hingga pemanfaatan danau yang terbentuk dari kegiatan penambangan tersebut sebagai sumber air untuk aktivitas primer maupun sekunder.  Diversitas mikroorganisme asidofilik adalah salah satu bioindikator yang dapat digunakan di dalam kajian terkait perubahan mikroekologi di perairan asam (acid mine drainage). Mikroba asidofilik memiliki kemampuan bertahan hidup (survive) pada suatu perairan ekstrem yang bersifat asam. Studi diversitas mikroba asidofilik ini mengantarkan pada suatu pengetahuan tentang perubahan kualitas perairan danau pascatambang timah dalam kurun waktu berbeda serta pengelolaan air danau agar lebih layak (habitable) khususnya bagi organisme perairan. ," paparnya.

Penelitian diversitas metagenom bakteri di danau pascatambang timah dengan umur berbeda bertujuan untuk mengetahui (1) kualitas air di danau pascatambang timah berumur kurang dari 1 tahun, antara 5-10 tahun, dan lebih dari 15 tahun; (2) diversitas metagenom bakteri dari danau pascatambang timah dengan umur berbeda; dan (3) korelasi antara diversitas bakteri dan perubahan lingkungan perairan selama kurun waktu tertentu di danau pascatambang timah dipromotori Dr. Oedjiono, M.Sc. 

Instrumen dan metode analisis yang digunakan di dalam penelitian adalah termometer untuk suhu udara serta pH-Moisture meter untuk pH tanah dan kelembaban tanah; tekstur atau fraksi tanah dianalisis menggunakan metode hydrometer; pH meter untuk nilai pH air; termometer untuk suhu air; metode gravimetri untuk Dissolved Oxygen (DO), Biological Oxygen Demand (BOD), dan Total Suspended Solid (TSS); TDS meter untuk Total Dissolved Solid (TDS); metode destilasi Kjeldal secara titrasi untuk total nitrogen; sension meter electrode 5192000 untuk nitrat; ORP meter untuk potensial reduksi oksidasi (redoks/Eh); metode Walkey & Black untuk C-organik (karbon organik); dan X-Ray Fluorescence (XRF) untuk mengukur kandungan unsur-unsur (elements). Beberapa variabel lainnya diukur menggunakan spektrofotometer seperti Chemical Oxygen Demand (COD); total fosfat; nitrit; dan total amonia. Analisis metagenom mikroba dilakukan dengan metode Next Generation Sequencing (NGS) menggunakan Illumina MiSeq System yang menargetkan V3 dan V4 region dari gen 16S rRNA.

Pria kelahiran Pangkalpinang, 5 September 1984 itu menyelesaikan program S1 di Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Universitas Brawijaya (tahun 2005-2007),  mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan pascasarjana di Program Studi S2 Budidaya Perairan, Universitas Brawijaya (tahun 2007-2009) melalui Program Beasiswa Unggulan, Kementerian Pendidikan Nasional. Penulis juga memperoleh Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri (BPPDN) dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi pada tahun 2015 untuk meneruskan pendidikan pascasarjana di Program Studi Biologi (S-3), Universitas Jenderal Soedirman. Maju Terus Pantang Mundur Tak Kenal Menyerah!.