Ratna Stia Dewi, meraih gelar doktor Program Studi Doktor Biologi, Program Pascasarjana, Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Doktor Baru Fakultas Biologi

Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman menambah lagi jumlah Doktor dari tenaga pengajarnya, yaitu Ratna Stia Dewi, S.Si., M.Sc. yang merupakan Doktor ke-39,  setelah mengikuti Wisuda,  Rabu (24/07) Program Studi Doktor Biologi, Program Pascasarjana, Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Sebelumnya Ratna mengikuti ujian tertutup pada hari Selasa (30/4) di hadapan Tim Penguji yang terdiri dari Tim Promotor: Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D, Prof. Dr. Ir. Erni Martani, dan Dr. Yekti Asih Purwestri, M.Si., Penguji Internal: Dr. Endah Retnaningrum, M. Eng. (Fakultas Biologi UGM),  Dr. Tri Rini Nuringtyas, M.Sc. (Fakultas Biologi UGM),  Prof. Dr. Endang Tri Wahyuni, M.Si. (Jurusan Kimia FMIPA UGM) dan  Dr. Budi Setiadi Daryono, M. Agr. Sc. Penguji external:  Prof. Ir. Loekas Soesanto, M.S., Ph.D. (Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan,  Fakultas Pertanian, Unsoed).

Ratna berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul Fungi Limbah Industri Batik Sebagai Agensia Biodegradasi Limbah Cair Pewarna Batik Indigosol Blue O4b” Dalam disertasinya disebutkan  bahwa telah ditemukan satu jenis fungi (jamur) mikroskopik yang unggul dalam   dekolorisasi pewarna pewarna Indigosol Blue O4b (99,26%), yang dapat merubah limbah Cair Pewarna Batik Indigosol Blue O4b menjadi jernih dengan nilai persentasi dekolorisasi tinggi sebesar 98,5%, memiliki toksisitas rendah (berpengaruh baik terhadap Bacillus cereus, Azotobacter sp., Staphylococcus aureus dan Escherichia coli) dan tidak mempengaruhi pertumbuhan Zea mays dan Vigna radiata serta mampu menurunkan sifat fisiokimia (BOD, COD, TSS, TDS dan EC) dengan nilai tertinggi berturut-turut sebesar 88,34%; 89,11%; 75,77%; 85,85% dan 71,22%, dengan suhu 26 ± 0,1 ºC dan pH 6,1 ± 0,05. Isolat unggul yang diperoleh dapat menurunkan parameter karakter limbah krom total, sulfida, amonia, fenol dan minyak-lemak total dengan  penurunan konsentrasi sebesar 89,09%; 83,05%; 56,37%; 48,48%, 95,09%.  Penelitiannya   menemukan jamur mikroskopik unggul untuk degradasi limbah batik, dan mengubah limbah batik menjadi senyawa alkohol.

Keberhasilan yang telah diraih Dr. Ratna Stia Dewi, M.Sc diharapkan dapat semakin meningkatkan kualitas pendidikan di Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman, dan dapat konsisten mengaplikasikan ilmunya dalam melaksnakan tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi. Maju Terus Pantang Mundur Tak Kenal Menyerah!.