Faculty of Biology

Change Font Size

Change Screen

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

ROBI FAUZI AZHARI | B1J011065

Pendadaran
Kandidat Sarjana ROBI FAUZI AZHARI | B1J011065
Waktu Mulai 27 April 2017 - 9:00am
Waktu Selesai 27 April 2017 - 10:30am
Lokasi Ruang Seminar Barat / I
Penelaah I Dr. Pudji Widodo, M.Sc.
Penelaah II Dra. Farida Nur Rachmawati, M.Si .
Penelaah III
Penelaah IV
Penelaah V
Judul Skripsi

Keanekaragaman Tumbuhan Yang Digunakan PadaUpacara Adat Di Keraton

Kasepuhan Cirebon

Sinopsis Skripsi

Indonesia merupakan Negara tropis yang memiliki banyak keanekaragaman tumbuhan yang tersebar hampir diseluruhwilayah. Kekayaan alam berupa tumbuhan telah digunakan masyarakat sejak beberapa abad yang lalu, salah satu contohnya yaitu penggunaan tumbuhan untuk upacara adat. Kelompok masyarakat yang masih memelihara adat dan melestarikan budaya yang diwariskan secara turun temurun salah satunya adalah masyarakat di Keraton Kasepuhan Cirebon.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman spesies tumbuhan yang digunakan pada upacara adat dan mengetahui bagian serta cara penggunaan spesies tumbuhan. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode survey Participatory Rural Appraisal. Narasumbernya yaitu tokoh adat, Abdi dalem, dan masyarakat. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantatif. Analisis kualitatif dilakukan dengan mendeskripsikan nama lokal dan ilmiah tumbuhan, bagian yang digunakan serta penggunaannya. Analisis kuantitatif dilakukan untuk mengetahui nilai manfaat tumbuhan dengan menghitung Fidelity Level.

Hasil penelitian menunjukkan terdapat 24 spesies yang termasuk ke dalam 23 familia yang digunakansebagai bahan upacara adat. Spesies tumbuhan yang paling banyak digunakan adalah Ixora grandiflora dengan nilai Fidelity Level 96,66%. Bagian tumbuhan yang digunakan yaitu bunga (8 spesies), buah (7 spesies), batang (4 spesies), daun (3 spesies), akar (1 spesies), dan rimpang (1 spesies). Masyarakat menggunakan tumbuhan dengan berbagai macam cara yaitu dimakan langsung, dibakar, digosok, direndam bersama air, atau dibuat makanan.

 

Indonesia is a tropical country which has high diversity of plants which are spread in region. Natural wealth of plants have been used by people since many centuries ago, one example is the usage of plants for traditional ceremonies. One community that still maintain and preserve inherited indigenous culture is a community at Keraton Kasepuhan Cirebon.

The purposes of this study were to know the diversity of plant species used in traditional ceremonies and to understand which parts and how they can be used. The method used in this research was Participatory Rural Appraisalsurvey. Interviewees weretraditional leaders, Abdi Dalem, and people around the palace. Data wereanalyzed by qualitative and quantitative method. Qualitative analysis was done by describing local name and plant scientific name, organ usage and used. Quantitative analysis wasperformed to determine the value of plant usagesby calculating their Fidelity Level (FL).

The results showed that there were 24species of plants belonging to23 families thatwere usedas a traditional ceremony.Species most widely used was Ixora grandiflorawith a Fidelity Levelof96.66%. Organ used in ceremonies were Flowers (8 species), fruit (7 species), rods (4 species), leaves (3 species), root (1 species), and rhizomes (1 species). Society usedin various ways such as eaten directly, burned, scrubbed, soaked along the water, or made as main menu.

You are here