Faculty of Biology

Change Font Size

Change Screen

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Bab XI Studi Akhir

 
Bagian kesatu
Umum
 
Pasal 17
 
(1)           Studi akhirdapat meliputi praktik kerja lapangan, magang,  kuliah kerja nyata, seminar, skripsi, dan pendadaran
(2)           Penyelenggaraan praktik kerja lapangan, magang, skripsi, dan pendadaran diatur oleh komisi studi akhir.
Bagian kedua
Komisi Studi Akhir
 
Pasal 18
 
(1)           Komisi  Studi Akhir sebagaimana dimaksud dalam pasal  17ayat (2) beranggotakan dosen dan ditetapkan dengan keputusan dekan.
(2)           Komisi Studi Akhir terdiri atas seorang ketua, seorang sekretaris dan anggota dari program studi.
(3)           Komisi Studi Akhir bertugas:
a.       memberikan rekomendasi kepada dekan tentang penunjukan dosen pembimbing praktik kerja lapangan (PKL) dan skripsi;
b.       memberikan rekomendasi kepada dekan tentang dosen penguji/penilai pada seminar usulan/hasil penelitian dan ujian pendadaran;
c.       menentukan jadwal dan petugas seminar usulan/hasil penelitian;
d.       membantu menyelesaikan masalahakademik dalam studi akhir yang tidak dapat diselesaikan oleh pembimbing.
 
Bagian ketiga
Praktik Kerja Lapangan (PKL)
 
Pasal 19
 
(1)           Mahasiswa program sarjana yang telah mengumpulkan minimal 100 SKS  dengan IPK ≥ 2,0 atau 90 SKS  dengan  IPK  ≥ 2,75 dapat mengajukan usulan praktik kerja.
(2)           Mahasiswa program diploma tiga yang telah mengumpulkan minimal 90 SKS  dengan IPK ≥ 2,0 atau 80 SKS  dengan IPK ≥ 2,75 dapat mengajukan usulan PKL.
(3)           PKL dapat dilakukan di laboratorium, perusahaan, instansi atau tempat lain yang sesuai dengan bidang ilmunya.
(4)           Usulan praktik  kerja dibuat oleh mahasiswa dan diketahui oleh pembimbing akademik, dan diajukan ke Komisi Studi Akhir untuk ditentukan calon pembimbingnya.
(5)           Komisi Studi Akhir  menyampaikan usulan  praktik kerja tersebut pada ayat (4) kepada dekan dengan melampirkan nama calon dosen  pembimbing PKL.
(6)           Dekan menerbitkan keputusan tentang pengangkatan dosen pembimbing praktik kerja bagi mahasiswa yang bersangkutan.
(7)           Dosen  yang telah memperoleh surat keputusan pengangkatan tersebut ayat (6) wajib melaksanakan tugas pembimbingan kepada mahasiswa yang bersangkutan dengan benar dan baik,  sampai mahasiswa tersebut dinyatakan lulus ujian  praktik kerja.
(8)           Mahasiswa melakukan praktik kerja setelah usulan praktik kerjanya disetujui oleh pembimbing PKL.
(9)           Batas waktu penyelesaian PKL paling lama adalah satu semester.
(10)       Apabila mahasiswa tidak menyelesaikan PKL dalam batas waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (9) maka yang bersangkutan harus mengajukan usulan PKL baru.
 
Pasal 20
 
(1)           Pembimbing PKL terdiri atas 1 (satu) atau 2 (dua) orang sesuai bidang keahlian dan ditetapkan dengan keputusan dekan.
(2)           Pembimbing dapat berasal  dari dalam atau luar universitas.
(3)           Apabila pembimbing hanya satu orang, maka harus berasal dari dalam universitas
(4)           Apabila salah satu pembimbing berasal dari luar universitas, maka pembimbing pertama harus berasal dari dalam universitas.
(5)           Pembimbing PKL  untuk mahasiswa program sarjana yang berasal dari dalam universitas minimal berpendidikan Magister pada bidang keahlian yang sesuai.
(6)           Pembimbing PKL  untuk mahasiswa program diploma tiga yang berasal dari dalam universitas minimal berpendidikan diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) pada bidang keahlian yang sesuai.
(7)           Pembimbing dari luar universitas harus mempunyai kompetensi di bidangnya.
(8)           Jumlah bimbingan PKL maksimal adalah 10 (sepuluh) orang mahasiswa per semester.
 
Pasal 21
 
(1)           Mahasiswa berhak memilih sasaran praktik kerja  yang sesuai dengan bidang studinya.
(2)           Mahasiswa berhak memperoleh bimbingan dari pembimbing selama menjalankan praktik kerja.
(3)           Mahasiswa berkewajiban melaksanakan praktik kerja  sebaik-baiknya dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
(4)           Mahasiswa wajib menulis laporan praktik kerja  menurut aturan penulisan laporan yang ditentukan oleh  fakultas.
(5)           Mahasiswa diwajibkan menyerahkan laporan praktik kerja  yang telah disetujui oleh pembimbing sesuai jumlah yang ditentukan oleh  fakultas.
 
Pasal  22
 
(1)           Ujian PKL  dilaksanakan setelah mahasiswa menyerahkan laporan PKL  yang telah disetujui oleh dosen pembimbing.
(2)           Penguji ujian PKL  adalah pembimbing PKL bersangkutan.
(3)           Mahasiswa yang belum lulus ujian PKL dapat menempuh ujian ulangan dalam waktu selambat-lambatnya 1 (satu) minggu setelah ujian pertama.
(4)           Nilai ujian PKL diserahkan ke pembantu dekan I paling lambat 1 (satu) minggu   setelah ujian berakhir.
 
Bagian Keempat
Kuliah Kerja Nyata (KKN)
 
Pasal 23
 
KKN diaksanakan sesuai dengan kalender akademik yang ditetapkan dengan keputusanrektor
 
Pasal 24
 
Syarat mengikuti KKN adalah :
a.       tidak sedang cuti akademik,
b.       telah menempuhdan lulus≥ 100 SKS dengan IPK ≥  2,00,
c.       mendaftarkan diri secaraonline
 
Pasal 25
 
(1)           KKN wajib dilaksanakan oleh mahasiswa program sarjana.
(2)           Peserta  KKN wajib:
a.      mengikuti pembekalan KKN dan dinyatakan lulus;
b.      membayar biaya pelaksanaan kegiatan KKN yang ditetapkan dengan peraturan rektor;
c.      mematuhi peraturan pelaksanaan KKN;
d.      membuat laporan pelaksanaan KKN yang disahkan oleh pembimbing KKN.
(3)           Peserta KKN berhak  memperoleh pelayanan dan fasilitas sesuai dengan ketentuan yang berlaku
(4)           Penilaian hasil KKN dilakukan oleh pembimbing dan disahkan oleh ketua LPPM
(5)           LPPM wajib memasukan nilai KKN kedalam sistem e-SIApaling lambat  14 (empat belas) hari setelah batas akhir penyerahan laporan pelaksanaan KKN.
 
Bagian Kelima
Skripsi
 
Pasal 26
 
(1)           Mahasiswa program sarjana yang telah menempuh dan lulus minimal 120 SKS dengan IPK ≥ 2,00 dan telah menyelesaikan PKL (bagi program studi yang menyelenggarakan PKL) dapat mengajukan usulan skripsi.
(2)           Permohonan untuk menyusun skripsi diajukan kepada program studi/jurusan/pembantu dekan I melalui Komisi Studi Akhir fakultas dengan dilampiri surat keterangan persyaratan seperti tersebut dalam ayat (1) dan kartu hasil studi (KHS) yang mencantumkan nilai PKL.
(3)           Komisi Studi Akhir kemudian mengusulkan nama pembimbing skripsi kepada dekan, berdasarkan kompetensi.
(4)           Lama penyelesaian skripsi maksimal 1 (satu) tahun dan apabila lebih dari 1 (satu) tahun maka skripsi tersebut harus dikaji ulang oleh pimpinan fakultas dengan melibatkan Komisi Studi Akhir.
(5)           Kaji ulang sebagaimana tersebut pada pasal 23 ayat 4 dapat berupa penggantian pembimbing, penggantian judul dan atau perpanjangan masa penyelesaian skripsi.
 
                Pasal 27
 
(1)           Pembimbing Skripsi terdiri atas 2 (dua) orang yang mempunyai jabatan akademik minimal Lektor sesuai bidang keahlian dan ditetapkan dengan keputusan Dekan.
(2)           Jumlah bimbingan maksimal adalah 10 (sepuluh) orang mahasiswa per semester.
(3)           Apabila diperlukan, pembimbing skripsi dapat berasal dari luar fakultas atau luar universitas.
(4)           Tugas pembimbing  dinyatakan berakhir setelah skripsi disahkan dan mahasiswa dinyatakan lulus ujian skripsi serta artikel ilmiah disahkan.
 
Pasal 28
 
(1)           Mahasiswa berhak memilih judul skripsi yang diminati sesuai dengan bidang studi dan  dengan persetujuan pembimbing.
(2)           Mahasiswa berhak memperoleh bimbingan penyelesaian skripsi secara berlanjut mulai dari penentuan judul  sampai dengan dinyatakan lulus ujian skripsi serta artikel ilmiah siap diunggah.
(3)           Mahasiwa berhak menggunakan fasilitas yang tersedia di fakultas dan unversitas dengan menaati peraturan yang berlaku.
(4)           Mahasiswa berkewajiban melaksanakan penelitian dengan sebaik-baiknya dan menulis skripsi serta artikel ilmiah menurut aturan penulisan yang telah ditentukan.
(5)           Mahasiswa berkewajiban menyerahkan skripsi yang telah disahkan oleh pembimbing dan diketahui oleh dekan dalam jumlah yang telah ditentukankepada Subbag. Akademik dan Kemahasiswaan, Pembimbing Skripsi, Perpustakaan dan pihak terkait dalam bentuk Softcopy dan Hardcopy.
(6)           Mahasiswa berkewajiban menyerahkan artikel ilmiah yang telah disetujui oleh pembimbing skripsi kepada Subbag. Akademik dan Kemahasiswaandalam bentuk softcopy dan hardcopy.
 
Pasal 29
 
(1)           Skripsi  ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa asing sesuai ketentuan yang berlaku di masing-masing program studi.
(2)           Skripsi dilengkapi dengan ringkasan yang ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
(3)           Format dan tata tulis skripsi diatur lebih lanjut dengan peraturan dekan.
 
Pasal 30
 
(1)           Seminar usulan dilaksanakan  setelah usulan penelitian disetujui pembimbing
(2)           Seminar hasil penelitian dilaksanakan  setelah naskah skripsi disetujui pembimbing
(3)           Waktu seminar paling lama 60 (enam puluh) menit.
(4)           Seminar  diikuti  minimal  10 (sepuluh) mahasiswa.
(5)           Mahasiswa yang akan melakukan seminar  hasil penelitian harus telah mengikuti minimal 10 (sepuluh) kali seminar usulan penelitian/hasil penelitian.
(6)           Penilaian seminar dilakukan tim penilai yang ditetapkan dekan atas rekomendasi Komisi Studi Akhir.
(7)           Teknis pelaksanaan seminar diatur lebih lanjut dengan peraturan dekan.
 
Pasal 31
 
(1)           Ujian skripsi dilaksanakan setelah naskah skripsi disetujui dosen pembimbing.
(2)          Teknis pelaksanaan ujian skripsi diatur lebih lanjut dengan peraturan dekan.
 
Bagian Keenam
Pendadaran
 
Pasal 32
 
(1)   Ujian pendadaran dilakukan apabila mahasiswa program sarjana:

  1. telah lulus semua mata kuliah yang disyaratkan program studiyang dibuktikan dengan daftar nilai yang sah;
  2. telah melunasi seluruh biaya pendidikan sampai dengan semester terakhir dan biaya lain yang disyaratkan;
  3. tidak mempunyai pinjaman alat dan atau bahan laboratorium;
  4. telah lulus TOEFL-like yang diselenggarakan oleh  universitas/fakultas dengan skor ³450 (empat ratus lima puluh).
  5. telah menyerahkan bukti unggah artikel ilmiah dan bukti penerimaan artikel ilmiah oleh pengelola jurnal.

(2)  Teknis pelaksanaan ujian pendadaran diatur lebih lanjut dengan peraturan dekan. 

AttachmentSize
PERATURAN AKADEMIK.pdf202.95 KB
You are here