Faculty of Biology

Change Font Size

Change Screen

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Pengaruh Formula Larutan Hidroponik terhadap ANR Daun, Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Merah

TitlePengaruh Formula Larutan Hidroponik terhadap ANR Daun, Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Merah
Publication TypeReport | Research
Year of Publication2000
AuthorsBudisantoso I, Rochmatino, Dwiati M, Prayoga L
Series TitleLaporan Hasil Penelitian
Date Published2000
InstitutionFakultas Biologi Unsoed
CityPurwokerto
Abstract

 
Hidroponik perlu diterapkan dalam rnembudidayakan tanaman cabai merah. Kesulitan yang dihadapi dalam cara budidaya mi adalah belum diketahuinya konsentrasi hara yang diperlukan dalam jumlah optimum. Larutan hara ( nutrisi ) dapat dibuat dengan cara mencampur berbagai bahan kimia sesuai dengan kebutuhan tanaman maupun dengan menggunakan berbagai macam pupuk. Saat mi banyak beredar larutan pupuk lengkap yang mengandung hara rnakro dan mikro. Narnun diragukan apakah larutan pupuk tersebut dapat cligunakan sebagai hara dalam hidroponik.
Tujuan clan penelitian mi adalah untuk mengetahui pengaruh formula nutrisi Hoagland, Stegner dan larutan pupuk 2N terhadap ANR daun, pertumbuhan dan hasil tanaman cabal merah, mengetahui hubungan antara ANR daun dengan pertumbuhan dan hasil tanaman, serta mcngetahui formulasi nutrisi mana yang terbaik untuk menumbuhkan tanaman cabai merah secara hidroponik.
Penelitian ini dilakukan di rumah kaca Fakultas Biologi Unsoed, dengan rancangan dasar berupa Rancangan Acak Kelompok. Perlakuan yang diberikan adalah formula nutrisi Hoagland, Stegner dan larutan pupuk majemuk 2N. Parameter yang diamati adalah AISIR daun, pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah.
Hasill pengamatan menunjukkan bahwa formula nutrisi yang dicobakan memberikan pengaruh sangat nyata terhadap ANR daun, LPR dan hasil tanaman. Formula larutan Stegner memberikan AIR daun yang paling tinggi. LAB tidak dipengaruhi oleh formula nutrisi yang dicobakan. Terdapat hubungan antara ANR daun dengan berat basah tanaman (r=75,02*), berat kering tanaman (r=74,02*) dan berat buah panen (r=78,14*). Semakin tinggi ANR daun semakin tinggi berat basah, berat kering dan berat buah panen. ANR daun dipengaruhi oleh konsentrasi NOT dalam larutan nutrisi hidroponik. Tanaman yang ditumbuhkan dalain larutan pupuk majernuk 2N mengalarni keterlambatan pertubuhan dan hasil tanaman yang sangat rendah. 
 
 
Hydrophonic is applicable to red pepper cultivation. The problem faced in this cultivation is that the optimum concentration of nutrients needed is still unknown. The solution of nutrients can be made by either mixing several chemicals as the crop needs or applying various kinds of fertilizers. Nowadays many solutions of complex fertilizer containing both macro and micro nutrients are widely available. It is, however, doubtedly whether these can be used in hydrophonic or not.
The aims of this study were to know the effect of Hoagland, Stegner and 2N complex fertilizer formulas on leaf ANR, growth and yield of red pepper; to know the relationship between leaf ANR and growth as well as yield; and to determine the best formulation of nutrition for red pepper in hydrophonic cultivation.
This study was held in the screen house of the Faculty of Biology Jenderal Soedirman University, employing Randomized Completely Block Design with treatments of Hoaglanci, Stegner and 2N complex fertilizer formulas. The parametres observed were leaf ANR, growth and yield of red pepper.
The results revealed that the formulas had highly significant effect on leaf ANR, RGR, and crop yield. The formula of Stegner made the highest leaf ANR. NAR was no influenced by the formulas. There was a correlation between leaf ANR and wet weight (r=75,02*), dry weight (r=74,02*) and harvest weight (r=78,14*). The higher leaf ANR, the more wet weight, dry weight, and harvest weight. Leaf ANR was influenced by N03 concentration in the nutritional solution of hydrophonic. The crop grown in the solution of complex 2N fertilizer showed growth inhibition and very low yield.