Fakultas Biologi

Change Font Size

Change Screen

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Butuh Berapa Lama Sampah Bisa Hancur ?

Teman-teman setiap hari, setiap saat, kita tidak pernah bisa menghindar dengan yang bernama “Sampah”. Apa seh sebenarnya definisi sampah? Beberapa orang ada yang mengatakan bahwa sampah adalah barang yang setelah digunakan dan tidak dapat dimanfaatkan kembali. Ada yang mengatakan barang yang sudah tidak dapat dimakan lagi, sesuatu yang hanya menjadi racun dalam tubuh dan beranekaragam jawaban simpang-siur yang belum ada kepastian hingga saat ini.

Sekilas tentang definisi sampah. Sampah adalah suatu bahan habis pakai atau sisa yang sebenarnya ada beberapa yang dapat didaur ulang dan ada yang tidak dapat dimanfaatkan kembali. Sampah ada dua golongan yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Teman-teman pasti tahu ya sampah organik itu apa dan sampah anorganik itu apa juga? Yups, sampah organik adalah sampah yang berasal dari organisme. Sampah anorganik adalah sampah yang berasal dari benda mati. Adapun contoh sampah yang organik yaitu kulit jeruk, kulit durian, nasi basi dan sampah anorganik seperti botol plastik, aluminium, sepatu, styrofoam, dll.

Teman-teman kita tentunya bakal mengakui ya berapa seh setiap harinya kita menyumbang sampah dalam bumi yang kita cintai ini ?Khususnya kita neh yang anak kost alias jauh dari orang tua pastinya  lebih memilih untuk serba membeli daripada membuat sendiri makanan dan juga kebutuhan lain.

Sumbangan yang biasa kita lakukan sangatlah banyak khususnya peringkat tertinggi diraih oleh sampah anorganik alias sampah yang sangat sulit mengalami penghancuran. Sampah anorganik sangatlah membutuhkan waktu lama dari yang berbulan-bulan hingga perpuluh-puluh tahun untuk dapat hancur dan melebur bersama tanah. Jasat-jasat renik alias bakteri, jamur yang bertugas sebagai penguari mengalami kebingungan untuk mendekomposer sampah dari benda mati. Memang ada pula beberapa jenis sampah organik yang membutuhkan waktu lama untuk hancur dan lebih dominannya lebih mudah hancur karena dibantu oleh jasa yang tak terhingga yaitu Bakteri dan Jamur sebagai detrivor.

Sedikit berbagi informasi dimusim libur kali ini tentang beberapa jenis benda hidup dan mati yang kelak menjadi sampah. Contoh sampah anorganik antara lain Botol plastik. Benda ini sangat beragam hingga zaman kini semakin meningkat pabrik-pabrik mengeluarkan macam air mineral, soft dirnk, jus instant, dan lain sebagainya. Tahukah anda botol plastik bisa hancur berapa lama? 50-100 tahun tepatnya botol-botol tersebut dapat melebur dengan tanah. Selanjutnya benda yang pasti kemanapun kita berbelanja akan mendapatkan kantong plastik. Sampah kantong plastik dapat hancur 10-20 tahun. Selain itu zaman sekarang semua barang yang diperjualbelikan pasti berbahan dasar plastik entah dari cover, dominan plastik, ataupun bagian dalam dan luar pasti terlapisi plastik. Jenis-jenis plastik ini dapat hancur dengan membutuhkan waktu 50-80 tahun.

Teman-teman ingat nggak kalau kita suka pergi-pergi praktikum lapangan, terus kita tamasya, study tour ke lokasi jauh. Kita nggak sadar menambahkan sampah loh seperti styrofoam untuk bungkus makan siang yang ternyata tidak dapat hancur sama sekali meskipun dibakar sekalipun. Atau doos karton untuk bekal kita makan, untuk paket makan ikut seminar nasional, paket makan dari pembagian makanan gratis di musim puasa atau dimusim zakat atau musim beramal setiap saat yang sebenarnya dapat hancur menunggu hingga 5 bulan lebih.

Ada lagi kalau kita stress terus kepanasan alias jadi haus neh. Kita suka membeli minuman contohnya soft drink dengan berwadah kaleng aluminium. Hmmm, perlu diketahui dan dimengerti kalau kaleng-kaleng aluminium tersebut dapat hancur 80-100 tahun. Barang yang sejenis lainya adalah aluminium murni yang juga sama hancurnya menunggu 80-100 tahun. Sampah lainnya yang bakalan enak banget neh kalau kita minum soft drink pasti ditemani oleh rokok. Rokok ada yang memiliki filter dan non filter. Satu anak laki-laki merokok dapat merokok 1-2 bungkus alias 24 batang perhari. Bayangkan saja jika ada 10 orang merokok setiap harinya dikalikan 24 batang sudah berapa ratus batang atau bekas filter yang dibuang begitu saja? 240 batang/hari filter rokok terbuang begitu saja. Emang seh katanya rokok filter untuk mengurangi asap yang masuk dalam tubuh supaya kesehatan tidak terlalu terganggu tapi tetap saja hal lainnya merugikan orang lain, merugikan alam, merugikan pemandangan indah jadi kumuh hanya gara-gara filter rokok yang dibuang sembarangan belum lagi masalah hancurnya filter rokok membutuhkan waktu sekitar 10 tahun.

Selanjutnya untuk kita yang pengen tahu sampah organik yang sebenarnya seger banget neh kalau kita makan di siang hari buah jeruk. Asal teman-teman tahu ya ternyata kulit jeruknya neh butuh waktu lama untuk hancur sekitar 6 bulan wah, hampir setengah tahun ya.

Eits...ada juga jenis yang lain teman-teman, kita butuh banget saat mati lampu untuk menyinari ruangan atau lokasi dimana kita berada, tentunya kita butuh daya listrik manual seperti senter dengan pasanganya yaitu batu batrei. Batrei yang sudah habis daya listriknya dapat dikatakan sampah memiliki lama hancur 100 tahun.

Bagi kita yang modis, ya namanya mahasiswa ya ingin berpenampilan up date alias anak gaul yang jangan jadi galau khususnya wanita dengan berbagai koleksi aksesoris dan kebutuhan wajib yang salah satunya adalah sepatu. Sepatu dari hari ke hari dan tahun ke tahun selalu bermunculan model baru membuat orang ingin membeli dan melupakan yang lama hingga berujung sampah. Info juga kalau sampah kulit sepatu dapat hancur 25-40 tahun, lama juga ya.

Yups, barang yang terakhir ini hingga detik ini pun tak akan berhenti penggunaannya, apalagi yang berkecimpung dalam dunia akademisi salah satunya diperkuliahan dari kita awal masuk kuliah hingga kita mau lulus jadi calon sarjana atau ahli madya atau apapun gelarnya. Kita membutuhkan yang namanya Kertas. Kertas sangat erat kaitannya antara mahasiswa dan pengajar, baik laporan praktikum, tugas terstruktur, PKL, konsultasi dari awal-revisi-fix....semua membutuhkan kertas. Padahal kita tahu dengan jelas jika print out itu juga cukup mahal, listrik mahal, tinta terbuang percuma hanya untuk print out hasil yang belum sesungguhnya alias belum fix. Kita disisi lain bersyukur adanya realisasi dari beberapa dosen kita dalam koreksi laporan, konsultasi PKL, konsultasi skirpsi menggunakan soft file dan dikirim melalui media internet alias e-mail. Hal ini turut mendukung pengurangan berjuta pohon yang ditebang setiap jamnya. Berdasarkan sumber yang saya dapat di Bank Dunia dan WCMC tahun 2000 luas hutan di Indonesia salah satunya adalah jawa hilang hingga 49% dan kini data tahun 2000-2007 meningkat hingga 2,83 Juta Hektar per tahun meliputi Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi dan disebabkan paling utama adalah penebangan liar. Hal ini akan berkaitan juga masalah keseimbangan alam yang berdampak bagi seluruh makhluk hidup. Mari kita kembalikan fungsi awal dari pohon berkayu yang merupakan penghuni hutan dan habitat satwa liar. Tindakan kecil dengan berhemat menggunakan kertas dapat menjadi solusi kecil untuk tindakan nyata kita sebagai mahasiswa dan civitas akademika. Kertas dapat digunakan dengan teratur sesuai waktunya seperti laporan praktikum dapat di print out kan setelah ACC, begitu pula untuk konsultasi proses skripsi juga seharusnya kini seluruh dosen dapat menggunakan soft file dan ketika sudah ACC baru di print-out kan. Mari, bersama-sama budayakan hidup menghargai sesama dengan hemat yang berujung dunia penuh kesejahteraan. Terimakasih bagi beberapa Pengajar yang telah melakukan konsultasi dengan menggunakan soft file.

Menyikapi penggunaan plastik yang berujung “membeli berarti menambah” dalam artian bentuk barang apapun seperti plastik ketika kita membeli, mennggunakan dan semakin orang banyak menggunakan maka produksi akan semakin meningkat untuk membuatnya. Solusi untuk menyikapi pastik adalah dengan kita setiap orang wajib menggunakan tas go green, tas berbahan kain.

Solusi untuk benda-benda yang berkaitan untuk pembungkus makanan bisa dimulai dengan cara dimana, kapan saja, kita berada kita wajib membawa botol minum dan alat makan sendiri. Selain hemat, kita juga sehat tidak perlu menggunakan kertas minyak, tidak perlu bolak-balik beli botol minum, kaleng minum, cukup mengisi air galon saja. Seandainya saja dipemerintahan kita ada lokasi kran soft drink seperti diluar negri yang kita tinggal mengisi dan menbayar saja tidak perlu beli kaleng atau botol pula.

Yups, endingnya semoga wacana alias informasi yang sederhana tersebut dapat menjadi perenungan yang berujung menjadi aksi hidup sehat demi menjaga keseimbangan alam semesta, terima kasih.

(By Elisabet R.R.B.Hutabarat)

Halaman ini »