Fakultas Biologi

Change Font Size

Change Screen

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Aplikasi DNA Barcoding Pada Larva Ikan: Segara Anakan Cilacap Sebagai Spawning Ground dan Nursery Ground

JudulAplikasi DNA Barcoding Pada Larva Ikan: Segara Anakan Cilacap Sebagai Spawning Ground dan Nursery Ground
Publication TypeConference Paper
Year of Publication2016
AuthorsNuryanto A, Pramono H, Sastranegara MH
Conference NameSeminar Nasional Pengembangan Sumberdaya Pedesaan dan Kearifan Lokal Berkelanjutan VI
Date Published11/2016
PublisherLPPM Unsoed
Conference LocationGraha Widyatama Unsoed Purwokerto
Keywordsbarcoding, jarak genetik, Plawangan Timur, pohon taksonom
Abstract

Segara Anakan merupakan kawasan penting sebagai tempat bagi ikan untuk memijah dan mengasuh larva. Namun sangat sulit untuk mengidentifikasi larva ikan karena karakter morfologinya belum stabil. DNA barcoding merupakan alternatif metode identifikasi yang sangat tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut. Marka universal yang digunakan dalam identifikasi spesies ikan adalah gen siitokom c aksidase l. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji keakuratan gen sitokromocoksidase l dalam identifikasi larva ikan dari kawasan Plawangan Timur dan spesies ikan yang memanfaatkan kawasan Plawangan Timur sebagai tempat memijah dan mengasuh larva. Homologi sekuen dilakukan dengan metode Basic Local Alignment Search Tool. Jarak genetik ditentukan berdasarkan model Tamura-Nei dan dihitung dengan bantuan program Mega 6. Pohon Taksonomik direkontruksi menggunakan metode neighbor-joining dan maximun parsimony 1000 boostraps. Sequences yang diperoleh menunjukkan homologi berkisar dari 90%-88%. Jarak genetik berkisar dari 19,6% sampai 27,6%. Pohon taksonomik memperlihatkan pemijahan sekuen yang jelas. Kondisi ini membuktikan bahwa gen sitokrom c oksidase l cukup akurat untuk diskriminasi spesies. Spesies ikan yang memanfaatkan Kawasan Timur Segara Anakan sebagai tempat memijah dan mengasuh larva cukup banyak.