Fakultas Biologi

Change Font Size

Change Screen

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Biodiversitas Teritip Yang Hidup Pada Spons Di Perairan Pantai Kepulauan Karimunjawa : Studi Asosiasi Inang Spesifik

JudulBiodiversitas Teritip Yang Hidup Pada Spons Di Perairan Pantai Kepulauan Karimunjawa : Studi Asosiasi Inang Spesifik
Publication TypeStudent Thesis
Year of Publication2011
AuthorsWibowo RA
AdvisorsPrabowo RE, Nuryanto A
DegreeS1
Keywordsasosiasi, association, barnacle, inang spesifik, Karimunjawa, Karimunjawa., specific host, sponge, spons, teritip
Abstract

Penelitian berjudul ”Biodiversitas Teritip Yang Hidup Pada Spons Di Perairan Pantai Kepulauan Karimunjawa: Studi Asosiasi Inang Spesifik” ini dilakukan karena adanya dugaan hubungan host-specifity antara teritip dengan spons inangnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui biodiversitas teritip yang hidup pada spons di Kepulauan Karimunjawa dan mengkaji kemungkinan adanya asosiasi inang spesifik. Penelitian survai ini dilakukan dengan teknik pengambilan sampel cluster random sampling . Pengambilan sampel dilaksanakan pada bulan Juli tahun 2010 di perairan pantai Kepulauan Karimunjawa. Lokasi didapatkannya teritip yang hidup pada spons yaitu : (1) Pulau Kecil, (2) Batu Lawang, (3) Pulau Menjangan Kecil, (4) Gosong, (5) Pulau Cemara Kecil, dan (6) Tanjung Gelam. Ditemukan 4 spesies teritip yang berasal dari 2 genus yang berbeda dimana 1 jenis berasal dari genus Membranobalanus dan 3 jenis berasal dari genus Acasta. Persentase biodiversitas  di Kepulauan Karimunjawa untuk teritip genus Membranobalanus adalah sebesar 10 %, sedangkan genus Acasta adalah sebesar 4,41 %. Hubungan inang spesifik antara teritip dengan spons inangnya ditunjukkan pada spesies teritip Membranobalanus longirostrum Hoek, 1913 yang hanya ditemukan pada Suberites sp., dan spesies Acasta coriolis Rosell, 1991 hanya ditemukan hidup pada Axynissa sp. Sedangkan pola hubungan yang menyatakan tidak ada hubungan inang spesifik ditunjukkan pada spesies Acasta fenestrata, Kolbasov 1993 yang ditemukan hidup di lebih dari satu jenis spons yaitu pada Neopetrosia sp. 1, Neopetrosia sp. 2, Neopetrosia sp. 3, dan pada Neopetrosia sp. 4. Sementara itu, Acasta laevigata Hiro, 1937 ditemukan pada inang Carteriospongia flabellifera dalam jumlah yang terbatas, sehingga konsistensi spesifitas hubungan dengan inangnya sulit untuk dipastikan. Pola hubungan inang spesifik yang terjadi hanya berlaku di Kepulauan Karimunjawa karena pada populasi lainnya seperti di perairan Kepulauan Malaya, Singapura dan Teluk Bengal ditemukan M. longirostrum Hoek, 1913 hidup pada 2 spons yang berbeda yaitu Spheciospongia purpurea Lamarck (=Spirastralla purpurea) dan Spheciospongia inconstans (=Suberites inconstans).
 
The research entitled ”Biodiversity of Sponge-Inhabiting Barnacle in Karimunjawa Archipelago: A Study On The Host Specifity Association” has been completed to answer the research question on the host specifity relationship assumption between barnacle and its host sponge. The aims of this research are to determine the biodiversity of sponge-inhabiting barnacle in Karimunjawa Archipelago and to examine the host specifity association between barnacle and its host sponge. Cluster random sampling technique were implemented in this survey, in July 2010 in Karimunjawa Archipelago in several location including  (1) Pulau Kecil Island; (2) Cape of Batu Lawang; (3) Menjangan Kecil Island; (4) A Patch Reef close to Cemara Kecil Island; (5) Cemara Kecil Island; (6) Cape of Tanjung Gelam. Four barnacles species was found consisting of 2 different genus; 1 species of the genus Membranobalanus and 3 species of the genus Acasta. Biodiversity of the  genus Membranobalanus  in Karimunjawa archipelago is 10 %, and the genus Acasta  is 4,41 %. Specific host relationship between barnacle with its host sponge is expressed on Membranobalanus longirostrum Hoek, 1913 which only existed on Suberites sp., Acasta coriolis Rosell, 1991 existed on Axynissa sp. Acasta fenestrata Kolbasov , 1993 have no specific host relationship, this species was found living on more than one sponge host,  i.e.; Neopetrosia sp. 1, Neopetrosia sp. 2, Neopetrosia sp. 3, and on Neopetrosia sp. 4. Acasta laevigata Hiro, 1937 was found on Carteriospongia flabellifera in very limited number, therefore specifity relationship consistency with its host is difficult to determine. The host specifity of M. longirostrum Hoek, 1913 only present in Karimunjawa archipelago, while in different populations such as Malaya archipelago, Singapore and Bengal Bay, existed in 2 different sponges; Spheciospongia purpurea Lamarck (=Spirastralla purpurea) and Spheciospongia inconstans (=Suberites inconstans).