Fakultas Biologi

Change Font Size

Change Screen

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Diferensiasi Gonad Ikan Nilem (Osteochilus hasselti C.V.) Hasil Kejut Panas Pada Menit Ke-25, 27, dan 29 setelah Pencampuran MILT dan OOSIT

JudulDiferensiasi Gonad Ikan Nilem (Osteochilus hasselti C.V.) Hasil Kejut Panas Pada Menit Ke-25, 27, dan 29 setelah Pencampuran MILT dan OOSIT
Publication TypeStudent Thesis
Year of Publication2015
AuthorsRamadhaningrum A
AdvisorsWijayanti GE, Simanjuntak SBI
Academic DepartmentFakultas Biologi
DegreeS1
Date Published04/2015
UniversityUniversitas Jenderal Soedirman
CityPurwokerto
Thesis TypeSkripsi
KeywordsGonad, gonads, Osteochilus hasselti C.V., poliploidisasi, polyploidization, Primordial Germ Cell, tetraploidisasi, tetraploidization
Abstract

Ikan nilem (Osteochilus hasselti C.V.) merupakan salah satu komoditas perikanan di Indonesia yang memiliki nilai potensial untuk dibudidayakan. Meskipun produksi ikan nilem selama 5 tahun meningkat tetapi masih belum memenuhi permintaan konsumen. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi adalah dengan poliploidisasi. Ikan poliploid dilaporkan memiliki pertumbuhan yang lebih cepat serta memiliki sel yang lebih besar. Akan tetapi penelitian tentang perkembangan gonad pada ikan poliploidi belum banyak diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ukuran dan differensiasi gonad dan mengevaluasi kolonisasi dan Primordial Germ Cell ikan nilem hasil kejut panas pada menit ke-25, 27, dan 29 setelah pencampuran milt dan oosit.
Penelitian dilaksanakan secara eksperimental dengan rancangan acak lengkap. Perlakuan berupa kontrol (tanpa pemberian kejut panas) dan pemberian kejut panas pada menit ke-25, 27, dan 29 setelah Pencampuran milt dan oosit dengan setiap perlakuan diulang sebanyak 6 kali. Evaluasi perkembangan gonad dilakukan pada ikan umur 30, 60, 90, dan 120 hari setelah penetasan, melalui sediaan histologi. Variabel bebas berupa waktu kejut panas dan variabel tegantung respon dari pemberian kejut panas pada waktu yang berbeda. Parameter utama yaitu berupa diferensiasi gonad, pengamatan sel germinalis primordia, dan volume gonad serta parameter pendukung berupa panjang dan bobot ikan, pengukuran eritrosit, dan jumlah larva hidup pada akhir penelitian. Data volume gonad dan jumlah sel germinalis primordia dianalisis dengan anova sedangkan diferensiasi gonad dianalisis secara deskriptif.
Hasil yang didapat dalam penelitian ini adalah gonad ikan nilem belum terdiferensiasi, volume gonad ikan nilem mengalami peningkatan setiap bulannya dari 0,20 ± 0,42 hingga 1,08 ± 0,14. Jumlah PGC ekstra gonad ikan nilem mengalami penurunan sedangkan jumlah PGC intra gonad mengalami peningkatan selain itu PGC belum mengalami diferensiasi. Dimensi eritrosit yang signifikan (p<0,05) ditunjukkan pada kejut panas menit ke 25.
 
Nilem carp fish (Osteochilus hasselti C.V.) is one of fish commodity in Indonesia with potential value to be cultivated. Although there was an increasing in nilem carp fish production for 5 years, it still can’t fulfill the demand of consumer. Polyploidization is one of some attempts to increase fish production. Polyploid fish is reported has faster growth and larger cells size. However, research about gonadal development in polyploidy has not been widely studied. This study aimed to evaluate the sizeand differentiate of the gonads, its colonization and primordial germ cell from Nilem carp fish from heat shock at 25, 27, and 29 minutes after mixing milt and oocytes.
The study is conducted used complete random experimental design. The treatments consist of control (without gave the heat shock) and the heat shock are given at 25, 27, and 29 minutes after milt and oocytes mixing with 6 times repeat for each treatment. Evaluation of fish gonadal development held at ages of 30, 60, 90, and 120 days after hatching, through histological preparations. The independent variable was heat shock time and dependent variable was response towards heat shock at different times. The main parameter were the gonadal differentiation, the observation of germinalis primordia cells, gonad volume and the supporting parameter were length and weight of fish, erythrocytes measurement, and the number of live larvae at the end of the study. Gonad volumes and amount of primordia germinalis cells are analyzed by ANOVA whereas gonadal differentiation are analyzed descriptively.
 
The results obtained in this study were gonads of  Nilem carp fish have not differentiated yet, the gonads volume has increased from 0.20 ± 0.42 to 1.08 ± 0.14 every month. The number of  Nilem carp fish extra-gonadal PGC has decreased whereas even the number of increased intra-gonadal PGC has not differentiated yet. The significant erythrocytes dimensions  (p <0.05) are shown at the 25 minutes heat shock.

SisipanUkuran
B1J010143-1.pdf90.3 KB
B1J010143-2.pdf217.18 KB
B1J010143-3.pdf229.88 KB
B1J010143-4.pdf94.56 KB
B1J010143-5.pdf86.12 KB
B1J010143-6.pdf87.21 KB
B1J010143-7.pdf88.22 KB
B1J010143-8.pdf88.26 KB
B1J010143-9.pdf87.59 KB
B1J010143-10.pdf185.39 KB
B1J010143-11.pdf98.99 KB
B1J010143-12.pdf96.54 KB
B1J010143-13.pdf316.19 KB
B1J010143-14.pdf87.64 KB
B1J010143-15.pdf227.49 KB
B1J010143-16.pdf310.31 KB
B1J010143-17.pdf519.28 KB