Fakultas Biologi

Change Font Size

Change Screen

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Kemampuan Bakteri Asam Laktat (Bal) Vagina Dalam Menghambat Pertumbuhan Candida albicans Secara In Vitro

JudulKemampuan Bakteri Asam Laktat (Bal) Vagina Dalam Menghambat Pertumbuhan Candida albicans Secara In Vitro
Publication TypeStudent Thesis
Year of Publication2015
AuthorsSugiarti SA
AdvisorsKusharyati DF, Ryandini D
Academic DepartmentFakultas Biologi
DegreeS1
Date Published04/2015
UniversityUniveristas Jenderal Soedirman
CityPurwokerto
Thesis TypeSkripsi
KeywordsBakteri asam laktat, Candida albicans, isolasi, isolation, Lactic Acid Bacteria, lactid acid and antimicrobial, metabolit dan antimikroba
Abstract

Candida albicans merupakan spesies yang paling sering menyebabkan infeksi. Sebanyak 70% infeksi Candida disebabkan oleh spesies ini. Penyakit yang disebabkan oleh jamur ini dikenal sebagai Kandidiasis dan sering terjadi pada daerah orofaring dan vagina. Tingginya kasus infeksi fungi dan berkembangnya resistensi terhadap obat-obatan menyebabkan pencarian senyawa metabolit bakteri yang berpotensi sebagai antifungi. Salah satu sumber alami yang berpotensi memiliki senyawa antifungi adalah mikroorganisme, termasuk Bakteri Asam Laktat. BAL merupakan golongan mikroorganisme yang bersifat tidak toksik bagi inangnya dan mampu menghasilkan senyawa yang dapat membunuh mikroba patogen. Senyawa antifungi yang dihasilkan oleh BAL berasal dari metabolit primer diantaranya asam laktat dan asam asetat, serta produk antimikroba lain yang berupa hidrogen peroksida, diasetil dan bakteriosin.
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah mengetahui genus Bakteri Asam Laktat vagina yang dapat menghambat pertumbuhan C. albicans dan mengetahui kemampuan antimikroba dari isolat BAL terhadap C. albicans. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan tahapan isolasi, identifikasi, seleksi dan uji penghambatan. Isolat potensial dilakukan uji aktivitas antimikroba terhadap C. albicans, meliputi uji aktivitas antifungi, pengukuran kadar asam laktat, perhitungan jumlah sel dan pengukuran pH.
Berdasarkan Bergey's Manual of Determinative Bacteriology ciri-ciri morfologi koloni dan biokimiawi ke delapan isolat sesuai dengan karakter genus Lactobacillus. Isolat Lactobacillus V3 memiliki kemampuan terbaik dalam menghambat pertumbuhanC. albicans. Penghambatan tertinggi ditunjukkan oleh  supernatan tidak netral Lactobacillus V3 pada masa inkubasi 16 jam dengan  zona hambat 14.5 mm.
 
Candida albicansis the most common species which cause aninfection. A total of70% Candida’s infection caused by this species. Disease caused by this fungus known as Candidiasis and often occur in the oropharynx and vaginal area.High incidenceof fungal infections and development of resistance to drugs led to the search of the bacteriametaboliteswhich potentialasanantifungal. One of the natural resources that potential as an antifungal compounds are microorganisms, including Lactic Acid Bacteria. LAB is a group of non-toxic microorganisms towardthe host and able to produce compounds whichcan kill pathogen microbes. Antifungal compounds produced byprimary metabolitesof LABinclude lactic acid and acetic acid, also another antimicrobial production such as hydrogen peroxide, diacetyl and bacteriocins.
The purpose of this study was to find out the genus ofvaginalLactic Acid Bacteria which could inhibit the growth ofC. albicansand determinedthe ability of antimicrobials from LAB isolates against C. albicans. This research used descriptive method and several steps such as isolation, identification, selection and inhibition test. Potential isolates are tested itsantimicrobial activity against C.albicans, including antifungal activity test, measurement of lactic acid levels, cells number count and pH measurements.
Based on Bergey's Manual of Determinative Bacteriology,characteristics of colony morphology and biochemistry of eight isolateswere suitable  to the character of theLactobacillusgenus. Isolate Lactobacillus V3 hadthe best ability to inhibit the growth of  C. albicans.The inhibitoryactivity is influenced by the production of lactic acid. Unneutralize supernatant Lactobacillus V3 hadstronger inhibitory activity with an inhibition zone 14.5 mm at 16 hoursof incubation 

SisipanUkuran
B1J010154-1.pdf90.08 KB
B1J010154-2.pdf1.78 MB
B1J010154-3.pdf891.35 KB
B1J010154-4.pdf248.57 KB
B1J010154-5.pdf248.14 KB
B1J010154-6.pdf247.96 KB
B1J010154-7.pdf303.37 KB
B1J010154-8.pdf248.6 KB
B1J010154-9.pdf249.3 KB
B1J010154-10.pdf364.48 KB
B1J010154-11.pdf184.01 KB
B1J010154-12.pdf181.08 KB
B1J010154-13.pdf454.94 KB
B1J010154-14.pdf249.13 KB
B1J010154-15.pdf181.52 KB
B1J010154-16.pdf685.58 KB
B1J010154-17-.pdf510.85 KB