Fakultas Biologi

Change Font Size

Change Screen

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Analisis Fenetik Jambu Semarang [Syzygium samarangense (Blume) Merr. & L. M. Perry] Berdasarkan Karakter Anatomi Daun

JudulAnalisis Fenetik Jambu Semarang [Syzygium samarangense (Blume) Merr. & L. M. Perry] Berdasarkan Karakter Anatomi Daun
Publication TypeStudent Thesis
Year of Publication2015
AuthorsDwinusa KS
AdvisorsHerawati W, Juwarno
Academic DepartmentFakultas Biologi
DegreeS1
Date Published04/2015
UniversityUniversitas Jenderal Soedirman
CityPurwokerto
Keywordshubungan kemiripan, karakter anatomi daun, leaf anatomical characters, similarity relations, Syzygium samarangense
Abstract

Penelitian ini berjudul “Analisis Fenetik Jambu Semarang [Syzygium Samarangense (Blume) Merr. & L. M. Perry] Berdasarkan Karakter Anatomi Daun” Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui karakter anatomi daun beberapa jambu semarang dan mengetahui hubungan kemiripan jambu semarang berdasarkan struktur anatomi daunnya.
Pengambilan sampel dengan menggunakan metode acak terpilih. Metode pembuatan preparat anatomi daun S. samarangensemenggunakan metode parafin, pewarnaan dengan safranin 1%. Parameter yang diukur meliputi tebal epidermis (atas dan bawah), tebal palisade, ukuran palisade (panjang dan lebar), tebal kutikula, jumlah stomata per satuan luas daun, ukuran stomata (panjang dan lebar), tipe dan letak sel stomata. Data karakter anatomi daun S. samarangensedianalisis secara deskriptif, untuk mengetahui hubungan kemiripan S. samarangensedigunakan metode UPGMA dengan software MEGA 5.0.
Hasil yang diperoleh dari penelitian di daerah Purwokerto dan sekitarnya didapatkan delapan kultivar S. samarangenseyaitu S. samarangense‘Buah Pink’, ‘Hijau Bulat’, ‘Unsoed’, ‘Merah Lebar', ‘Kaget Merah’, ‘Camplong Putih’, ‘Irung Petruk’ dan ‘Lilin Merah’. Kedelapan kultivar S. samarangenseini mempunyai perbedaan karakter anatomi daun pada jumlah dan ukuran yang terdiri dari epidermis, kutikula, palisade, dan memiliki stomata tipe parasitik. Selain itu kedelapan kultivar S. samarangense memiliki kelenjar minyak dan beberapa kultivar memiliki kristal oksalat yang terdapat pada jaringan palisade daun. Hubungan kemiripan fenetik terdekat yaitu antara S. samarangense ‘Camplong Putih’ dan S. samarangense ‘Irung Petruk’ dengan tingkat disimillaritas sebesar 23%. Sedangkan hubungan kemiripan terjauh yaitu antara S. samarangense‘Unsoed’ dan S. samarangense ‘Irung Petruk’ dengan tingkat disimillaritas sebesar 63%.
 
A study, entitled “Analysis Fenetik of JambuSemarang [Syzygium samarangense (Blume) Merr. & LM Perry] Based on Characteristics of Leaf Anatomy”.The purpose of this study were to determine the characteristics of leaf anatomyand to determine the relationship of Syzygium samarangensebased on the similarity of leaf anatomical structure.
Samples were collected using a purposive random sampling. The method for slide preparation of S. samarangenseleaf anatomical characters was a paraffin method, staining with safranin 1%. Observation parameters include the epidermis thickness (top and bottom), the thickness and size (length and width) of palisade, cuticle thickness, number and size (length and width) of stomata, the type and position of stomata cell. Data anatomical characteristics of leaf anatomyfrom S. samarangensewas analyzed descriptively, to determine the similarity relationship of S. samarangense used the UPGMA method with software MEGA 5.0.
 
The results obtained from this study in Purwokerto and the surrounding area show that there were eight cultivarsS. samarangensenamely S. samarangense‘Buah Pink’, ‘Hijau Bulat’, ‘Unsoed’, ‘Merah Lebar’, ‘Kaget Merah’, ‘Camplong Putih’, ‘Irung Petruk’ dan ‘Lilin Merah’.Eighth cultivars of S. samarangensehas a different leaf anatomical characters on the number and size consisting of the epidermis, cuticle, palisade, and has a stomata type of parasitic. Additionally eight cultivars of S. samarangensehave oil glands and some cultivars have oxalate crystals contained in the palisade tissue. The closest of fenetik relationship were between S. samarangense‘Camplong Putih’ andS. samarangense‘Irung Petruk’with the dissimilaritas index of 23%. While the farthest similarities relationship werebetweenS.samarangense‘Unsoed’ andS. samarangense‘Irung Petruk’with the dissimilaritas index of 63%.

SisipanUkuran
B1J010002-1.pdf286.44 KB
B1J010002-2.pdf200.12 KB
B1J010002-3.pdf183.85 KB
B1J010002-4.pdf157.5 KB
B1J010002-5.pdf174.43 KB
B1J010002-6.pdf175.82 KB
B1J010002-7.pdf175.67 KB
B1J010002-8.pdf166.14 KB
B1J010002-9.pdf179.04 KB
B1J010002-10.pdf217.73 KB
B1J010002-11.pdf223.14 KB
B1J010002-12.pdf255.69 KB
B1J010002-13.pdf187.82 KB
B1J010002-14.pdf213.35 KB
B1J010002-15.pdf452.97 KB
B1J010002-16.pdf176.8 KB