Fakultas Biologi

Change Font Size

Change Screen

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Variasi Morfologi Bambu Tali (Gigantochloa apus (Schult.f.) Kurz) pada berbagai Ketinggian Tempat di Sub Daerah Aliran Sungai Pelus

JudulVariasi Morfologi Bambu Tali (Gigantochloa apus (Schult.f.) Kurz) pada berbagai Ketinggian Tempat di Sub Daerah Aliran Sungai Pelus
Publication TypeStudent Thesis
Year of Publication2015
AuthorsHakim TFP
AdvisorsWidodo P, Sudiana E
Academic DepartmentFakultas Biologi
DegreeS1
Date Published03/2015
UniversityUniversitas Jenderal Soedirman
CityPurwokerto
Thesis TypeSkripsi
Keywordsaltitude, Bambu tali, environmental factors, faktor lingkungan, ketinggian tempat, Morfologi, Morphology, Tali bamboo
Abstract

Penelitian yang berjudul “Variasi Morfologi Bambu Tali (Gigantochloa apus (Schult.f.) Kurz) pada Berbagai Ketinggian Tempat” telah dilaksanakan di sub daerah aliran sungai Pelus, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai variasi morfologi bambu tali di sub daerah aliran sungai Pelus pada berbagai ketinggian tempat di atas permukaan laut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan teknik pengambilan sampel secara stratified random sampling. Variabel yang diamati adalah morfologi bambu tali sebagai variabel terikat dan faktor lingkungan sebagai variabel bebas. Parameter dari variabel morfologi bambu tali terdiri atas diameter buluh, panjang ruas buluh, ketebalan dinding buluh, panjang pelepah buluh, lebar pelepah buluh, panjang daun pelepah buluh, lebar daun pelepah buluh, panjang daun, lebar daun, dan panjang tangkai daun, serta parameter lingkungannya terdiri atas ketinggian tempat di atas permukaan laut, suhu udara, pH tanah, kelembaban udara dan intensitas cahaya matahari.
Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif mengenai morfologi dan kondisi lingkungan habitatnya. Besarnya pengaruh ketinggian tempat terhadap variasi morfologi bambu tali dianalisis menggunakan analisis varians (ANOVA) yang dilanjutkan dengan uji Wilayah Berganda Duncan (DMRT), sedangkan keeratan hubungan ketinggian tempat dengan morfologi bambu dianalisis menggunakan regresi non linear. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi ilmiah mengenai variasi morfologi bambu tali sebagai akibat dari perbedaan ketinggian tempat di atas permukaan laut dan faktor lingkungan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketinggian tempat di atas permukaan laut berpengaruh terhadap beberapa karakter morfologi bambu tali di sub daerah aliran sungai Pelus. Hasil analisis varians (ANOVA) menunjukkan bahwa karakter morfologi bambu tali yang dipengaruhi oleh ketinggian tempat antara lain diameter buluh, panjang ruas buluh, panjang pelepah buluh, lebar pelepah buluh, panjang daun pelepah buluh, lebar daun pelepah buluh, panjang daun, dan lebar daun. Kedelapan karakter morfologi tersebut tumbuh optimal pada ketinggian 400-499 m dpl.Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa antara ketinggian tempat di atas permukaan laut memiliki hubungan yang relatif erat dengan beberapa karakter morfologi bamboo tali.
 
A study, entitled "Morphological Variation of Tali Bamboo (Gigantochloa apus (Schult.f.) Kurz) at Various Altitude in Sub Watershed Pelus" has been conducted in Banyumas, Central Java. This study aims to determine the morphological variations of tali bamboo in sub watersheds Pelus at various altitudes above sea levels. The method used is the method of survey with stratified random sampling. The variables measured were morphology of tali bamboo as dependent variable and environmental factors as independent variables. Parameters of variable morphology consisting of culm diameter, culm internodes length, wall thickness culm, culm sheath length, culm sheath width, blade ovate-triangular length, blade ovate-triangular width, leaf length, leaf width, and petiole length, and environmental parameters consists of altitude above sea level, air temperature, soil pH, air humidity, and light intensity.
The morphology and habitat were analyzed descriptively. The influence of altitude on the morphological variations of tali bamboo were analyzed using analysis of variance (ANOVA) followed by Duncan’s Multiple Range Test (DMRT), while the correlation batwen altitudinal and some morphological character of tali bamboo was analyzed by non linier regression. This research is expected to provide scientific information regarding the morphological variations of tali bamboo as a result of differences in altitude above sea level and environmental factors.
This study indicated that the altitudinal difference effect some morphological characteristics of tali bamboo in the sub watershed Pelus. The result using analysis of variance (ANOVA) indicated that morphological characters of tali bamboo are effected by altitude include diameter of culm, length of the culm internodes, length of the culm sheath, width of the culm sheath, length of the blade ovate-triangular, width of the blade ovate-triangular, length of the leaf blade, and width of the leaf blade. Eighth morphological characters that grows optimally at an altitude of 400 to 499 m asl. The results of regression analysis showed that the altitude has a relatively close correlation with somes of morphological character of tali bamboo.

 

SisipanUkuran
B1J010160-1.pdf86.99 KB
B1J010160-2.pdf171.44 KB
B1J010160-3.pdf170.44 KB
B1J010160-4.pdf169.65 KB
B1J010160-5.pdf170.18 KB
B1J010160-6.pdf171.34 KB
B1J010160-7.pdf171.11 KB
B1J010160-8.pdf178.64 KB
B1J010160-9.pdf177.12 KB
B1J010160-10.pdf183.1 KB
B1J010160-11.pdf192.37 KB
B1J010160-12.pdf170.94 KB
B1J010160-13.pdf181.41 KB
B1J010160-14.pdf254.22 KB
B1J010160-15.pdf170.62 KB