Fakultas Biologi

Change Font Size

Change Screen

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Pertumbuhan, Kelulusan Hidup, dan Efisiensi Pakan Benih Lobster Air Tawar (Cherax quadricarinatus) yang diberi Pelet dan Kecambah

JudulPertumbuhan, Kelulusan Hidup, dan Efisiensi Pakan Benih Lobster Air Tawar (Cherax quadricarinatus) yang diberi Pelet dan Kecambah
Publication TypeStudent Thesis
Year of Publication2015
AuthorsChotimah EC
AdvisorsWinarni ET, Rachmawati FN
Academic DepartmentFakultas Biologi
DegreeS1
Date Published03/2015
UniversityUniversitas Jenderal Soedirman
CityPurwokerto
Thesis TypeSkripsi
KeywordsCrayfish, efisiensi pakan, feed, Feed efficiency, graduation live, Growth, kelulusan hidup, Lobster air tawar Pertumbuhan, pakan
Abstract

Lobster air tawar(Cherax quadricarinatus) mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai organisme budidaya.. Pembudidaya lobster air tawar biasanya menggunakan pakan udang untuk lobster air tawar, sehingga  diduga belum dapat memberikan hasil yang optimal untuk pertumbuhan. Pemberian pakan yang  tepat akan memberikan respon terhadap pertumbuhan yang optimal dan menghindari terjadi kanibalisme. Lobster air tawar adalah hewan omnivora yang cenderung menyukai pakan dari tumbuh-tumbuhan. Pemberian kecambah diharapkan dapat melengkapi nutrisi yang terkandung dalam pelet udang.
Penelitian dilakukan di stasiun percobaan Program Studi D3 Biologi PSDPK dan Laboratorium Biologi Akuatik, Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman dan dilaksanakan pada bulan Juni  – Desember 2014.Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dan rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan menggunakan 5 perlakuan meliputi: perlakuan A (pelet), perlakuan B (kecamah kacang hijau), perlakuan C (kecambah kacang kedelai), perlakuan D (pelet +kecambah kacang hijau), perlakuan E (pellet +kecambah kacang kedelai). Masing – masing perlakuan diulang 4 kali. Analisis data dilakukan dengan sidik ragam anova. Jika uji F berbeda nyata atau sangat nyata maka dilanjutkan ke uji Beda Nyata Terkecil (BNT).
Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian jenis pakan berupa pelet dan kecambah tidak berpengaruh terhadap kelulusan hidup, namun berpengaruh pada laju pertumbuhan dan efisiensi pakan  benih lobster air tawar. Tingkat kelulusan hidup tertinggi dicapai pada perlakuan E pemberian pakan berupa pelet +kecambah kacang kedelai yakni sebesar 65% dan terendah pada perlakuan D pemberian pakan berupa pelet +kecambah kacang hijau sebesar 48%. Laju pertumbuhan spesifik tertinggi dicapai pada perlakuan A pemberian pakan berupa pelet sebesar 4.99% dan terendah pada perlakuan B pemberian pakan berupa kecambah kacang hijau sebesar 3.62% Sedangkan efisiensi pakan tertinggi terdapat pada perlakuan A pemberian pakan berupa pelet sebesar 1.25% dan yang terendah pada perlakuan B pemberian pakan berupa kecambah kacang hijau sebesar 0.60%. Hasil pengukuran kualitas air selama penelitian temperatur 26-26.9oC; pH 7-8; O2 terlarut 5.71 – 6.93 mg/l. Pemberian pakan berupa pelet dapat meningkatkan pertumbuhan dan efisiensi pakan lobster air tawar (Cherax quadricarinatus).
 
Freshwater crayfish(Cherax quadricarinatus) has the potential to be developed as an organism cultivation. Freshwater crayfish farmers usually use shrimp feed for freshwater crayfish, thus might not be able to provide optimal results for growth. Proper feeding will provide a response to the optimal growth and avoid going cannibalism. Freshwater crayfish are omnivorous animals that tend to like the food of plants. Giving sprouts expected to supplement the nutrients contained in shrimp pellets.
The research was conducted at the experimental station Studies Program of D3 PSDPK Biology and Aquatic Biology Laboratory, Faculty of Biology, Jenderal Soedirman University and implemented in June to December 2014. The method used the experimental method and study design used completely randomized design (CRD) using 5 treatment include: treatment A (pellets), treatment B (green bean sprouts), treatment C (soya bean sprouts), treatment D (pellet +bean sprouts), treatment E (pellet + soy bean sprouts). Each treatment was repeated 4 times. Data analysis was performed by analysis of variance ANOVA. If the F-test was significantly different or very real then proceed to test Least Significant Difference (LSD).
The results showed that administration of the type of feed in the form of pellets and sprouts had no effect on the survival, but the effect on the growth rate and feed efficiency seed freshwater crayfish. Achieved the highest graduation rate in the treatment of life E feeding pellet + soya bean sprouts which amounted to 65% and the lowest in treatment D feed pellet + bean sprouts by 48%. The highest specific growth rate achieved in the treatment of a feed pellet at 4.99% and the lowest in treatment B feeding in the form of green bean sprouts at 3.62%, while feed efficiency is highest in treatment A pellet feeding of 1.25% and the lowest in treatment B feeding in the form of green bean sprouts at 0.60%. In time of research was showed that the results of water quality measurements 26-26.9oC temperature; pH 7-8; Dissolved O2 5.71 - 6.93 mg / l. Feeding pellet can improve growth and feed efficiency freshwater crayfish (Cherax quadricarinatus).

 

SisipanUkuran
B1J010029-1.pdf87.55 KB
B1J010029-2.pdf88.94 KB
B1J010029-3.pdf88.78 KB
B1J010029-4.pdf87.82 KB
B1J010029-5.pdf88.29 KB
B1J010029-6.pdf88.56 KB
B1J010029-7.pdf89.45 KB
B1J010029-8.pdf96.52 KB
B1J010029-9.pdf412.4 KB
B1J010029-10.pdf421.58 KB
B1J010029-11.pdf420.84 KB
B1J010029-12.pdf405.85 KB
B1J010029-13.pdf418.64 KB
B1J010029-14.pdf467.11 KB