Fakultas Biologi

Change Font Size

Change Screen

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Perbedaan Struktur Komunitas dan Karbon Tersimpan Mangrove pada Area Restorasi di Segara Anakan Cilacap

JudulPerbedaan Struktur Komunitas dan Karbon Tersimpan Mangrove pada Area Restorasi di Segara Anakan Cilacap
Publication TypeStudent Thesis
Year of Publication2015
AuthorsParingsih NC
AdvisorsArdli ER, Widyastuti A
Academic DepartmentFakultas Biologi
DegreeS1
Date Published03/2015
UniversityUniversitas Jenderal Soedirman
CityPurwokerto
Thesis TypeSkripsi
KeywordsCarbon stored, karbon tersimpan, mangrove, restorasi, restoration, Segara Anakan
Abstract

Segara Anakan Cilacap merupakan laguna yang dikelilingi oleh hutan mangrove terluas di Pulau Jawa. Mangrove memiliki peran yang penting salah satunya adalah dalam proses penyerapan karbon. Kondisi mangrove yang semakin menurun dikarenakan alih fungsi dan illegal logingdapat mempengaruhi struktur komunitas dan karbon tersimpan pada mangrove. Penelitian bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas mangrove dan karbon tersimpan di area restorasi.
Penelitian menggunakan metode survei dengan teknik plot sampling yang diletakkan secara acak pada tiap stasiun. Lima stasiun ditentukan berdasarkan kondisi yang ada, yaitu stasiun A umur restorasi 12 tahun, stasiun B umur restorasi 7 tahun, stasiun C umur restorasi 2 tahun, stasiun D kondisi rusak akibat bekas tambak, stasiun E kondisi rusak akibat illegal loging. Analisis data dilakukan dengan cara mengetahui indeks nilai penting,pengelompokan dengan Cluster Analysis, dan indeks keragaman menggunakan Shannon Wiener.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan struktur komunitas pada area restorasi kategori pohon terdapat 7 spesies dengan kerapatan rata-rata 14,29 ind.ha-1. Kerapatan tertinggi terdapat pada stasiun A umur restorasi 12 tahun sebesar 77,78 ind.ha-1. Indeks Nilai Penting (INP) yang dominan terdapat pada spesies Bruguiera gymnorrhiza sebesar 91,24%. Kategori anakan pohon terdapat 8 spesies dengan kerapatan rata-rata 816,67 ind.ha-1. Kerapatan tertinggi terdapat pada stasiun B umur restorasi 7 tahun sebesar 3644,44 ind.ha-1. INP yang dominan terdapat pada spesies Rhizophora mucronata sebesar 103,99%. Rata-rata karbon tersimpan pada kategori pohon stasiun A sebesar 4,49 ton.ha-1 dan stasiun E sebesar 0,96 ton.ha-1. Nilai tertinggi terdapat pada stasiun A umur restorasi 12 tahun. Kategori anakan pohon pada stasiun A sebesar 4,85 ton.ha-1, stasiun B 7,61 ton.ha-1, stasiun C 0,77 ton.ha-1, stasiun D 2,36 ton.ha-1, stasiun E 6,66 ton.ha-1. Nilai tertinggi terdapat pada stasiun B umur restorasi 7 tahun.     
 
Segara Anakan Cilacap is a lagoon surrounded by the largest mangrove forest in Java. Mangrove has important fuction as a carbon sequester, but this process can be affected by mangrove degradation due to illegal loging and conversion. Restoration activities at Segara Anakan mangrove area can affect it’s community structure and carbon.
This research aimed to determine the differenceof mangrove community structure, and to know the carbon stored at restoration area. Research using survey methods with random sampling technique.Sampling at 5 stations with different conditions, the station A restoration 12 years old, station B restoration 7 years old, station C restoration 2 years old, station D damaged condition due to mangrove conversion, station E conditions damaged by illegal loging. Analysis data with INP important value index, Shannon wiener diversity index, and cluster analysis.
The results showed that the differences in community structure at different  restoration area hed 7 categories of tree species with an average density of (14.29 ind.ha-1). the highest density waslocated at station A (77.78 ind.ha-1). The Important Value Index of the dominant species found is Bruguiera gymnorrhiza whichwas about 91.24%. Seedling category had 8 spesies with average density (816,67 ind.ha-1). Highest density at station B restoration 7 years old by (3644,44 ind.ha-1). Important value index dominant by Rhizopora mucronata contained 103,99%. Average karbon storedin tree category at station A (4,49 ton.ha -1), and station E (0,96 ton.ha-1). The highest value at station A restoration 12 years old. Seedling category at station A (4,85 ton.ha-1), station B (7,61 ton.ha-1), station C (0,77 ton.ha-1), station D (2,36 ton.ha-1), station E (6,66 ton.ha-1), the highest value at station B restoration 7 years old.

 

SisipanUkuran
B1J010176-1.pdf111.88 KB
B1J010176-2.pdf1.4 MB
B1J010176-3.pdf1.4 MB
B1J010176-4.pdf1.4 MB
B1J010176-5.pdf1.4 MB
B1J010176-6.pdf1.4 MB
B1J010176-7.pdf1.4 MB
B1J010176-8.pdf1.4 MB
B1J010176-9.pdf1.4 MB
B1J010176-10.pdf1.44 MB
B1J010176-11.pdf1.44 MB
B1J010176-12.pdf1.5 MB
B1J010176-13.pdf1.68 MB
B1J010176-14.pdf1.4 MB
B1J010176-15.pdf1.47 MB
B1J010176-16.pdf1.71 MB
B1J010176-17.pdf1.43 MB