Fakultas Biologi

Change Font Size

Change Screen

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Analisis Kandungan Logam Berat Hg pada tanah dan Beberapa Tanaman yang Tumbuh di TPA Gunung Tugel Purwokerto

JudulAnalisis Kandungan Logam Berat Hg pada tanah dan Beberapa Tanaman yang Tumbuh di TPA Gunung Tugel Purwokerto
Publication TypeStudent Thesis
Year of Publication2014
AuthorsMasriah DI
AdvisorsSantoso S, Priyanto S
Academic DepartmentFakultas Biologi
DegreeS1
Date Published03/2015
UniversityUniveristas Jenderal Soedirman
CityPurwokerto
Thesis TypeSkripsi
Keywordsdestruksi logam, Gunung Tugel Landfill, Hg, metal destruction, plant, soil, tanah, tanaman, TPA Gunung Tugel
Abstract

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah merupakan tempat untuk menimbun sampah dan bentuk akhir dari program pengelolaan sampah. TPA Gunung Tugel didirikan pada tahun 1983 dengan luas sekitar 5,4 ha. TPA Gunung Tugel menampung sampah yang  berasal dari limbah rumah tangga, industri, dan pasar. Penimbunan sampah tersebut menghasilkan air lindi yang mengandung berbagai jenis logam berat. Salah satunya adalah logam berat merkuri (Hg). Hg merupakan salah satu logam yang berbahaya sehingga pencemaran logam ini mampu memberikan dampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan manusia, khususnya penduduk di sekitar TPA. Mengingat bahwa logam Hg berbahaya, maka dilakukan biomonitoring untuk mengetahui kandungan logam Hg pada tanaman dan tanah di daerah atau di wilayah TPA untuk mengetahui tingkat pecemaran yang terjadi.
Analisis kandungan logam berat Hg dapat dilakukan dengan cara destruksi logam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar Hg pada beberapa tanaman dan tanah tempat tumbuh tanaman di TPA Gunung Tugel Purwokerto serta tanaman yang mempunyai kemampuan paling tinggi dalam mengakumulasi logam Hg. Objek yang diteliti adalah daun dari tanaman kangkung, bayam, talas, dan labu yang tumbuh di sekitar TPA Gunung Tugel serta tanah tempat tanaman tersebut tumbuh.
Penelitian dilakukan dengan metode survei. Sampel tanah dan daun tanaman diambil secara Purvosive Sampling di TPA Gunung Tugel Purwokerto. Variabel yang diamati adalah kadar Hg dalam daun dan tanah. Rata-rata data yang diperoleh berupa kadar Hg pada daun tanaman dan tanah dianalisis dengan ANOVA pada taraf kepercayaan 95% dan 99%, kemudian dilanjutkan dengan uji BNT pada tingkat kesalahan 5% dan 1%. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa tanah dan tanaman di TPA Gunung Tugel Purwokerto mengandung logam Hg. Rata-rata kandungan Hg dalam tanah dan tanaman masing-masing berkisar antara 0,0047-0,0068 dan 0,0037-0,0066 mg.l-1. Tanaman yang mempunyai kemampuan paling tinggi dalam mengakumulasi logam Hg adalah tanaman Talas yaitu sebesar 0,0067±0,0011 mg.l-1.
 
Landfill is a place to hoard junk and the final stages of the waste management program. Gunung Tugel landfill was established in 1983 with area of ​​about 5.4 ha. Gunung Tugel accommodate waste from household, industry, and market. The landfill produces leachate which containing various types of heavy metals. One of those metals is mercury (Hg). Hg is one of the metals that are harmful so pollution of Hg cause bad impact for environment and human health, particularly residents around the landfill. Due to Hg is dangerous, it will be done biomonitoring to determine the metal content of Hg in plants and soil in the area of ​​the landfill to determine the level of contamination that occurred.
Analysis of heavy metals Hg can be done by means of metal destruction. The purpose of this study is to determine the levels of Hg in some plants and the soil where the plants grow in Gunung Tugel Purwokerto landfill and plants which has the highest ability to accumulate Hg. The object under study is leaf of kale, spinach, taro, and pumpkin plants which growing around the Gunung Tugel landfill and the soil where the plants are grown.
 
Research conducted by survey method. Samples of soil and leaf plants is taken by Purvosive Sampling at Gunung Tugel Purwokerto landfill. The variables measured were the levels of Hg in the leaves and soil. The data obtained in the form of Hg levels in the leaves of plants and soil is analyzed by ANOVA at level of 95% and 99% and then followed by LSD test at error rate of 5% and 1%.The results showed that the soil and plants in Gunung Tugel Purwokerto landfill are containing Hg. Range of Hg in each soil and plants are 0.0047 to 0.0068 and 0.0037 to 0.0066 mg.l-1. Taro plants has the highest ability to accumulate Hg that is 0.0066 mg.l-1.

SisipanUkuran
B1J010216-1.pdf172.99 KB
B1J010216-2.pdf328.74 KB
B1J010216-3.pdf344.77 KB
B1J010216-4.pdf247.28 KB
B1J010216-5.pdf170.96 KB
B1J010216-6.pdf170.59 KB
B1J010216-7.pdf170.42 KB
B1J010216-8.pdf170.57 KB
B1J010216-9.pdf174.79 KB
B1J010216-10.pdf177.73 KB
B1J010216-11.pdf184.73 KB
B1J010216-12.pdf263.88 KB
B1J010216-13.pdf267.66 KB
B1J010216-14.pdf172.8 KB
B1J010216-15.pdf263.21 KB
B1J010216-16.pdf324.09 KB
B1J010216-17.pdf652.23 KB