Fakultas Biologi

Change Font Size

Change Screen

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Pengaruh Penggunaan Sludge sebagai Pengganti Dedak pada Media Tanam terhadap Produksi Jamur Kuping Hitam

JudulPengaruh Penggunaan Sludge sebagai Pengganti Dedak pada Media Tanam terhadap Produksi Jamur Kuping Hitam
Publication TypeConference Paper
Year of Publication2014
AuthorsSanjoyo AD, Mumpuni A, Purnomowati
Conference NameSeminar Nasional Budidaya Jamur Pangan dan Obat Menuju Masyarakat Sehat dan Sejahtera
Date Published10/2014
PublisherPokjanas Jamindo
Conference LocationIPB International Convention Center (IPB ICC) Jalan Padjajaran, kompleks Botani Square.
KeywordsAuricularia polytricha, dedak, limbah biogas kotoran sapi (sludge)
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengguanaan sludge sebagai bahan pengganti dedak dengan komposisi perbandingan dedak dan sludge yang paling tepat untuk meningkatkan produksi jamur kuping hitam (Auricularia polytricha). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan lima kali ulangan. Perlakuan yang dicobakan adalah dedak dan sludge yang dicampurkan pada media tanam dengan berbagai komposisi yaitu DM1 (dedak 20% dan sludge 0% dari formula), DM2 (dedak 5% dan sludge 15% dari formula), DM3 (dedak 10% dan sludge 10% dari formula), DM4 (dedak 5% dan sludge 15% dari formula), dan DM5 (dedak0% dan sludge 20% dari formula). Parameter yang diamati terdiri atas paramater utama yaitu bobot basah produksi jamur kuping sedangkan parameter pendukungnya adalah kecepatan pertumbuhan miselium, bobot kering produksi jamur kuping, nilai Rasio Efisiensi Hayati (REH), nisbah C/N media tanam, pH awal media tanam, kondisi harian suhu dan kelembaban lingkungan. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis ragam (Uji F) dengan tingkat kesalahan 15% dan 1% dan hasilnya dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sludge sebagai bahan pengganti dedak mampu meningkatkan produksi jamur kuping hitam dengan perbandingan komposisi penggunaan dedak 0% dan sludge 20% dari formula (perlakuan DM5) dengan produksi rata-rata jamur kuping hitam yaitu 134,48 g/baglog sedangkan hasil konversi bobot basah-bobot kering yang terbaik yaitu pada penggunaan dedak 10% dan sludge 10% formula (perlakuan DM3).

SisipanUkuran
Pengaruh Penggunaan Sludge sebagai Pengganti Dedakpada Media Tanam Terhadap Produksi Jamur Kuping Hitam (Auricularia polytricha)-.pdf1.13 MB