Fakultas Biologi

Change Font Size

Change Screen

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Populasi Tungau Parasit Varroa jacobsoni: Penyebab Kematian Pupa dan Korelasinya terhadap Produksi Madu Apis cerana pada Sisiran Sarang Membujur dan Melintang

JudulPopulasi Tungau Parasit Varroa jacobsoni: Penyebab Kematian Pupa dan Korelasinya terhadap Produksi Madu Apis cerana pada Sisiran Sarang Membujur dan Melintang
Publication TypeJournal Article
Year of Publication2012
AuthorsPratiknyo H, Darsono
JournalBiosfera
Volume29
Issue3
Date Published09/2012
ISSN0853 - 1625
Keywordsacross posision comb, density, Kelimpahan relatif, longitudinal posisiion comb, parasitic mite, sisirsarang membujur, sisirsarng melintang, tungau parasit
Abstract

Bee keeping of local bee (Apis cerana Fab.) in Purbalingga Regency is spread widely from 25 m to 350 m asl, eventhough quatatively the production is still low. It is caused by parasitic mite attack, Varroa jacobsoni. This mite attack then suck haemolymph of the pupae, meanwhile if the bee comb cell consist of more than one mites, the pupae will die, consequently the honey production will decrease. The aims of the research are: 1)to know a mountof individual mite living and caused the death of one bee pupae, .2)to define the correlationship between density of parasitic mite and honey production, 3). To differ parasite mite V. jacobsoni density in longitudinal and cross posision of combs. Method used was survey with purposive random sampling tehnique on two posision of bee comb, 15 samples were taken in each posision. The data were analyzed by counting the amount of mite living on every dead pupae and the correlation was analyzed for the relationship between relative density of parasite mite and honey production. The result shows that correlation between relative density of parasitic mite and honey production is unsignificant. Conclusion of the research are: 1) amount of parasitic mite living on bee pupae and causing death is 5,80 individual on cross posisition comb and 4,71 individual on longitudinal posision comb. 2) correlation between relative density of parasitic mite and honey production is unsignificant. 3). The relative density of parasitic mite between two posisions of comb is unsignificant.
 
Budidaya Iebah madu lokal (Apis cerana L) di Kabupaten Purbalingga tersebar Iuas dan ketinggian 25 sampai 350 m dpi, namun produksinya masih rendah, salah satu penyebabnya adanya serangan parasit tungau Varroajacobsoni. Tungau parasit mi menyerang pupa kemudian mengambil cairan tubuhnya dan menyebabkan lebah madu cacat, bahkan jika datam satu pupa terdapat lebih dan dua tungau dapat menyebabkan kematian. Banyaknya kematian pupa mi diduga dapat menurunkan produksi madu. Penelitian mi bertujuan. 1).Mengetahui jumlah individu tungau parasit yang tinggal dalam sisir sarang sehingga menyebabkan kematian pupa, 2).Menentukan korelasi antara kelimpahan relatif tungau V jacobsoni dengan produksi madu 3).Membedakan kelimpahan relatif tungau parasit V. jacobsoni yang tinggal di dalam sisir sarang melmntang dan membujur. Metode yang digunakan adalah survei dengan teknik pengambilan sampel secara purposive random sampling pada dua macam stup dengan arah sisir sarang membujur dan melintang terhadap arah pintu masuk, setiap macam stup dengan arah sisir sarang berbeda diambil 15 sampel. Analisis data dilakukan dengan menghitungjumlah tungau parasit per bangkai lebah, kemudian analisis korelasi antara kelimpahan relatiftungau parasit V. jacobsoni dengan produksi madu serta uji t. Hasil yang diperoleh adalah korelasi antara kelimpahan relatif tungau parasit dengan produksi madu tidak nyata dengan frekuensi pemarasitan yang menyebabkan kematian pada sisir sarang melintang sebesar 33 % dan membujur sebesar 46 %.. Kesimpulan yang dapat diutarakan bahwa. 1). Rata-rata jumlah tungau parasit yang tinggal pada seekor pupa lebah madu dan menyebabkan kematian pupa lebah madu pada sisir sarang melintang sebanyak 5,80 ekor dan pada sisir sarang membujur sebanyak 4,71 ekor. 2). Kelimpahan tungau parasit dengan produksi madu berkorelasi tidak nyata 3). Kelimpahan relatifindividu tungau parasit Vjacobsoniantara sisir sarang melintang dan membujur terdapat perbedaan yang tidak nyata.