Fakultas Biologi

Change Font Size

Change Screen

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Studi Bioekologi Polymesoda erosa di Ekosistem Mangrove Segara Anakan, Cilacap

JudulStudi Bioekologi Polymesoda erosa di Ekosistem Mangrove Segara Anakan, Cilacap
Publication TypeStudent Thesis
Year of Publication2011
AuthorsListyaningsih DD
AdvisorsArdli ER, Prabowo RE
DegreeS1
KeywordsBioecology, Bioekologi, mangrove, Polymesoda erosa, Segara Anakan
Abstract

Segara Anakan merupakan suatu ekosistem mangrove dengan sebuah
laguna di Pantai Selatan Pulau Jawa dengan koordinat 07º34’29.42” -
07º47’32.39” LS dan 108º46’30.12” - 109º03’21.02” BT. Luas wilayah Segara
Anakan mencapai 34.018 ha.Ditinjau dari sisi ekologis, mangrove dihuni oleh
beragam biota khas penghuni ekosistem mangrove, salah satunya adalah jenis
kerang-kerangan. Kerang merupakan salah satu komponen utama di komunitas
sedimen lunak kawasan mangrove. Salah satu jenis kerang yang banyak terdapat
di daerah tersebut adalah kerang totok/kepah (Polymesoda erosa). Penelitian ini
bertujuan mengetahui aspek mendasar dari kerang totok Polymesoda erosa dari
segi biologi maupun ekologi. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan
teknik pengambilan sampel kerang secara Purposive Random Sampling. Pola
pertumbuhan di analisis dengan rumus pertumbuhan dengan perbandingan
panjang dan berat. Pola pertumbuhan menunjukan tipe pertumbuhan allometerik
negatif. Rasio kelamin dianalisis dengan menentukan perbandingan jumlah
individu jantan dan betina. Rasio kelamin yang didapat mencapai 1:10,71.
Kelimpahandianalisis secara deskriptif dengan membandingkan tiap stasiun
pengambilan sampel dan mencapai 6,53 ind/m2. Struktur populasi dianalisis
secara deskriptif menggunakan histogram sebaran umur tiap individu sampel dan
terdapat dua struktur populasi. Pola distribusi dianalisis dengan menggunakan
indeks variansi dan sesuai data yang didapat menunjukkan pendistribusian yang
terjadi secara acak (Aggregate). Selain itu dilakukan pengukuran parameter fisika
kimia antara lain cahaya, suhu, nilai pH tanah, salinitas, jenis dan tekstur tanah,
kandungan air dalam tanah dan kandungan bahan organik yang mempengaruhi
karakteristik Polymesoda erosa baik secara biologis maupun ekologis.
 
Segara Anakan is a mangroves ecosystem with a lagoon in
the southerncoast of Java Island located at 07°34'29 .42 "S - 07º47'32.39" S and
108º46'30.12"E-109°03'21.02"E. Segara Anakan area is approximately 34,018
hec. Mangroves is inhabited by typical lmangrove ecosystem biotas, ones of
which is clams. Clam is one of major components in the mangrove’s soft sediment
community. Among them is a mussel, Polymesoda erosa, called “totok” or
“kepah” in local name. This study aims to determine the basic ecological and
biological aspects of Polymesoda erosa. Purposive Random Sampling was
implemented to collect clams. The pattern of growth measured as a length-weight
relationship of shell. Ecological characteristics include sex ratio, abundance,
population structure and distribution pattern. To determine the environment
condition, physycal and chemical aspects of soil were measured, such
temperature, pH and texture, salinity, water and organic content, as well as
salinity of water in the sediment and light intensity in each sampling area. The
result shows a negative allometeric growth type. Sex ratio determined as a ratio of
male and female individuals, and this research suggests a 1:10,71 ratio. The
Polymesoda erosa abundance in each sampling station shows 6,53 ind/m2 in
average. Population structure depicted from shell size presented as histograms
suggesting two population cohorts. The distribution pattern determined by
variance index shows a random (aggregate) ditribution.