Fakultas Biologi

Change Font Size

Change Screen

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Hubungan Filogenetik Anggota Ordo Siluriformes Dari Daerah Hulu Sungai Ciliwung Kabupaten Bogor Jawa Barat

JudulHubungan Filogenetik Anggota Ordo Siluriformes Dari Daerah Hulu Sungai Ciliwung Kabupaten Bogor Jawa Barat
Publication TypeStudent Thesis
Year of Publication2012
AuthorsSaputri A
AdvisorsNuryanto A, Prabowo RE
DegreeS1
KeywordsCiliwung, cladogram, filogenetik, kladogram, phylogenetic, siluriformes
Abstract

Ikan merupakan sumberdaya hayati yang berperan penting dalam berbagai aspek kehidupan. Ordo Siluriformes memiliki anggota yang dicirikan dengan adanya sungut, tidak bersisik, memiliki sirip lemak, licin,dan bentuk tubuh memanjang simetri bilateral. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui spesies ikan ordo Siluriformes yang tertangkapdi Sungai Ciliwungdan hubungan filogenetiknya. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah survei dengan teknik pengambilan sampel dengan tujuan tertentu purposive sampling. Materi penelitianadalahspesies ikan anggota ordo Siluriformesdan spesies dari ordo Cypriniformes (outgroup) yang merupakan hasil koleksi Dr. Agus Nuryanto yang disimpan di Laboratorium Taksonomi Hewan Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman yang ditangkapdi Sungai Ciliwung. Cara kerja penelitian meliputi identifikasi, determinasidan penentuan karakter morfologi, pengamatan dan pengukuran  sampel, serta penentuan hubungan kekerabatannya. Variabel yang diamati meliputi karakter morfologi (sirip, tipe sisik, bentuk garis rusuk, bentuk sirip ekor, letak mulut, panjang tubuh seluruhnya, panjang tubuh baku, tinggi badan, tinggi batang ekor), dan jumlah spesies dari anggota ordo Siluriformes. Karakter yang diamati kemudian dianalisis dalam bentuk skoring.Hubungan kekerabatan dalam bentuk kladogram akan diperoleh melalui analisis kladistik dengan bantuan software PAUP v.4b10. Hasil identifikisasi didapatkan sebanyak 3spesies yang ditemukan di Sungai CiliwungKabupaten Bogor, yaitu Hemibagrusplaniceps, Clarias teijsmanni,dan Glyptothorax platypogon. Berdasarkan analisis kladistik diperoleh satu kladogram dengan panjang langkah 26, indeks konsistensi (CI) = 1 dan indeks retensi (RI) = 1. Hubungan filogenetik dalam ordo Siluriformes menunjukkan bahwa anggota ordo Siluriformes bersifat monofiletik dengan Clarias teijsmanni yang merupakan spesies yang lebih primitif (basal species), sedangkan Hemibagrus planiceps dan Glyptothorax platypogon merupakan spesies yang paling maju (derived species).
 
Fish are important biological resources that play important role in various aspects of humanbeing. Order Siluriformes are characterized by the barbells, without scale, adipose fin, smooth and elongated body shape, and bilateral symmetry. The study was conducted to identify the member of Siluriformes collected at upper stream of Ciliwung River and their phylogenetic relationships. A survey method was used by applying purposive sampling technique. The materials used in this study were fish species that belong to Siluriformes and out-group species from Cyprinoformes. The specimens were collected by Dr. Agus Nuryanto and were deposited at the Laboratory of Animal Taxonomy, Faculty of Biology, Jenderal Soedirman University. The research activities include species identification and determination based on morphological characters measurement and phylogenetic relationships analysis. The observed variables were morphological characters with the parameters includes fin rays, scales type, lateral line shape, type of caudal fin, mouth position, total body length, standard body length, body height, and caudal peduncle. The second variable was species abundance with parameter was individual number per species. Morphological characters were transformed into binary data and analyzed using parsimony test. Phylogenetic tree was reconstructed using PAUP version 4b10 software. The identificationand determination processes resulton three speciesof Siluriformes, namely Clarias teijsmanni, Hemibagrus planiceps, and Glyptothorax platypogon.The cladistic analysis resulted one cladogram with 26 steps, consistency index (CI) = 1 and retention index (RI) = 1. Phylogenetic relationships within  Siluriformes showed that the members of the order were monophyletic group with Clarias teijsmanni as primitive species (basal species), while Hemibagrus planiceps and Glyptothorax platypogon were the most advanced species (derived species).