Fakultas Biologi

Change Font Size

Change Screen

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Biodiversitas Makrofauna Benthik Yang Berasosiasi Dengan Lamun (Seagrass) Di Pulau Cemara Besar dan Legon Bajak Taman Nasional Karimunjawa

JudulBiodiversitas Makrofauna Benthik Yang Berasosiasi Dengan Lamun (Seagrass) Di Pulau Cemara Besar dan Legon Bajak Taman Nasional Karimunjawa
Publication TypeStudent Thesis
Year of Publication2012
AuthorsGunawan L
AdvisorsPrabowo RE, Ardli ER
Academic DepartmentFakultas Biologi
DegreeS1
UniversityUniversitas Jenderal Soedirman
CityPurwokerto
Keywordsepifauna, infatma, infauna, Karimunjawa, Karimunjawa National Park., kunci: lamuq makrofauna benthik, macrofauna benthic, seagrasses, Taman Nasiona
Abstract

Skripsi ini berjudul "Biodiversitas Makrofauna Benthik yang Berasosiasi
dengan Lamun (Seagrass) di Pulau Cemara Besar dan Legon Bajak Taman Nasional Karimunjawa" bertujuan untuk mengetahui 1) Biodiversitas dan kondisi komunitas lamun berdasarkan luas tutupannya; 2) Biodiversitas makrofauna benthik yang berasosiasi dengan lamun; serta 3) Hubungan antara dominansi diversitas makrofauna benthik yang berasosiasi dengan lamun. Metode yang jenis digunakan adalah metode survei dengan teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling dengan menggunakan plot kuadrat yang diletakkan sepanjang garis transek yang tegak lurus terhadap garis pantai. Biodiversitas lamun tertinggi terdapat di Pulau Cemara Besar sebanyak 6 jenis lamun dan dengan persentase luas tutupan lamun sebesar 35o/o dan di Legon Bajak sebesar 45olo. Jumlah jenis makrofauna benthik yang didapat di Legon Bajak sebesar 37 jenis dan di Pulau Cemara Besar didapat 27 penelitian sebanyak 46 jerus. jenis Malcrofauna benthik yang didapat dari seluruh lokasi dan biodiversitas makrofauna benthik yang dievaluasi dari nilai H' tertinggi terdapat di Legon Bajak sebesar 3,0 dan terendah pada daerah kuadran II Pulau Cemara besar, yaitu 1,3. Dari hasil perbandingan luas tutupan lamun dan kekayaan jenis makrofauna benthik dapat disimpulkan bahwa biodiversitas makrofauna benthik berbanding lurus dengan persentase luas tutupan lamun.
 
This research entitled "Biodiversrty of Associated Macrofauna Benthic with Seagrasses in Cemara Besar Island and Legon Bajak Karimunjawa National Park" aims to knowing: 1) The condition community and biodiversity of seagrasses in Cemara Besar Island and Legon Bajak; 2) Biodiversity of associated macrofauna benthic with seagrasses; and 3) The connection between diversity of macrofauna benthic and seagrasses dominance. This used survey method with sampling technique using a stratified random sampling and transect line was made perpedicu$ar to the shoreline and each sub-transect was placed a plot square. The highest biodiversity of seagrasses was found in Cemara Besar Island, there was about 6 species with percentcover about 35o/o and in Legon Bajak seagrasses with percentcover about 45%. Number of macrofauna benthic acquired from Legon Bajak about 37 species and from Cemara Besar Island acqnred 2l species. Total macrofauna benthic acquired from all sampling sites about 46 species and the highest Shannon value (H') has acquired in Legon Bajak by 3,0 and the lowest in Cemara Besar Island by 1,3. From the results of compare the seagrasses percentcover and richness of macrofauna benthic can be concluded that macrofauna benthic has directly proportional with seagrasses cover.

URLhttp://bio.unsoed.ac.id/sites/default/files/Skripsi%202012%20Legi%20Gunawan.pdf