Fakultas Biologi

Change Font Size

Change Screen

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Diversitas Species Tumbuhan Paku Hias dalam Upaya Melestarikan Sumberdaya Hayati Kebun Raya Baturraden

JudulDiversitas Species Tumbuhan Paku Hias dalam Upaya Melestarikan Sumberdaya Hayati Kebun Raya Baturraden
Publication TypeJournal Article
Year of Publication2011
AuthorsSukarsa, Hidayah HA, Chasanah T
JournalMajalah Ilmiah Biosfera
VolumeVol.28
Issue(1)
Date PublishedJanuari 2011
ISBN Number0853 – 1625
KeywordsBaturraden Botanical Garden, Diversity, Fern plant, Keanekaragaman, Kebun Raya Baturraden, tumbhuhan paku
Abstract

Kebun Raya Baturraden merupakan suatu ekosistem yang kompleks.  Sumber daya alamnya, termasuk beberapa jenis tumbuhan paku, memberikan peluang untuk mengelola secara berkelanjutan, sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat untuk janhgka panjang.  Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui keragaman tumbuhan paku dan potensinya sebagai tanaman hias.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei, selanjutnya dianalisis dengan analisis komparatif deskriptif.  Identifikasi jenis dilakukan dengan membandingkannya dengan spesimen herbarium dan kunci identifikasi.  Selama observasi, ditemukan 26 jenis yang terdiri dari 14 jenis terestrial dan 12 epifit.  Nephrolepis bisserata (Sw.) Schott. Merupakan jenis paku darat yang paling dominan baik jumlahnya maupun distribusinya, sementara Blechnum orientale Linn. merupakan jenis yang paling sedikit ditemukan.  Paku epifit yang paling banyak ditemukan dengan distribusi paling luas adalah Nephrolepis falcata (Cap.) C. Chr., sedangkan yang paling sedikit ditemukan adalah Davallia triphylla Hk.  Dari 26 jenis paku yang ditemukan di Kebun Raya Baturraden, 22 di antaranya berpotensi sebagai tanaman hias yang dapat ditanam baik di tanah, pot, maupun sebagai tanaman gantung di tanaman lain.

Baturraden Botanical Garden is a complex ecosystem. Its natural resources, including several species of fern, provide an opportunity to be sustainabled management so it can be used to fulfill a long term of public need. This research was aimed to know the diversity of fern species and its potential as ornamental plants. The research was using survey method. The data was analyzed using descriptive comparative analysis. Species identification was performed by comparing the samples with herbarium specimens and also using identification keys. During the observation, 26 species of fern were found, which is consisted of 14 terrestrial species and 12 epiphyte species. Nephrolepis bisserata (Sw.) Schott. was terrestrial species with highest individual number and widest dispersion, whereas terrestrial species with smallest individual number and the narrowest distribution was Blechnum orientale Linn. Epiphytic fern species with highest individual number and widest dispersion was Nephrolepis falcata (Cap.) C. Chr., whereas epiphytic species with smallest individual number and narrowest distribution was Davallia triphylla Hk. Of 26 fern species which were found at Baturraden Botanical Garden, 22 fern species were potential as ornamental plant which can be grew up either on land, pot or on host plant.